Tinjau Rest Area KM 57, Kapolri Pastikan Kelancaran dan Pelayanan Masyarakat saat Arus Mudik

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Rest Area KM 57 dalam rangka memastikan kesiapan arus mudik lebaran 2025, pada Rabu (26/3) hari ini.

Peninjauan itu dilakukan bersama Menko PMK Pratikno, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dalam kunjungannya itu, Sigit mengapresiasi kelengkapan sarana dan prasarana yang dapat digunakan masyarakat di Rest Area KM 57. Mulai dari tempat ibadah, ruang laktasi, stasiun pengisian mobil listrik hingga layanan bengkel.

Ia lantas berharap Rest Area lainnya dapat menyediakan sarana dan prasarana serupa sehingga bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat saat dalam perjalanan mudik.

“Ini tentunya perlu kita apresiasi karena lengkap. Mulai dari tempat untuk berbuka puasa, kemudian tempat istirahat, kemudian juga ada berbagai macam fasilitas lain,” tuturnya kepada wartawan di lokasi.

Di sisi lain, Sigit menyebut berdasarkan data yang dimiliki Jasa Marga, terhitung sejak H-10 hingga H-6 lebaran telah terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang mudik sebanyak 7 persen.

Ia mengatakan peningkatan jumlah kendaraan ini sejalan dengan adanya pemberian fasilitas dari pemerintah mulai dari diskon tarif tol hingga kebijakan Work From Anywhere (WFA).

Karenanya, Sigit mendorong agar masyarakat yang akan mudik untuk dapat memanfaatkan kebijakan yang telah disediakan pemerintah tersebut. Sehingga diharapkan dapat mengurangi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-3 lebaran atau di tanggal 28 Maret.

“Tentunya saran kita manfaatkan insentif dari pemerintah ini dengan sebaik-baiknya, khususnya bagi yang punya rencana untuk melaksanakan mudik karena bisa dilaksanakan WFA,” jelasnya.

Kendati demikian, Sigit memastikan pihaknya memiliki sejumlah skenario dan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan apabila terdapat lonjakan jumlah kendaraan. Rekayasa itu, kata dia, mulai dari penerapan ganjil-genap; contraflow hingga oneway.

“Hari ini kita mulai akan memperlakukan rekayasa apakah itu contraflow yang dilaksanakan di kilometer 47 sampai dengan 70. Kemudian selanjutnya apabila memang dibutuhkan kita juga persiapkan one way,” tegasnya.

Hanya saja, Sigit menegaskan pelaksanaan oneway baru akan dilakukan jajaran Korps Lalu Lintas apabila jumlah kendaraan yang melintas diatas 8.000 per jam. Apabila masih dibawah angka itu, rekayasa yang dilakukan hanya contraflow semata.

“Tentunya akan diinformasikan kepada masyarakat sebelumnya melalui jalur-jalur media yang kita miliki, media sosial, media mainstream, media TV, sehingga masyarakat terinformasi dari awal terkait dengan potensi-potensi rekayasa yang akan terjadi,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto mengaku telah mempersiapkan total 66.714 personel untuk membantu pengamanan mudik yang dilakukan oleh Korps Bhayangkara.

“TNI menyiapkan personil sebanyak 66.714 personil yang akan diperbantukan kepada Polri dan sebagian akan stand by di satuannya untuk menghadapi apabila terjadi bencana alam untuk perbantuan kepada masyarakat,” ujarnya.

Nikson Matuan, Tersangka Penembakan di Yalimo, Diserahkan ke Kejaksaan Wamena

Jayawijaya — Tersangka kasus penembakan, Nikson Matuan alias Okoni Siep, resmi diserahkan oleh Penyidik Satgas Ops Damai Cartenz-2025 dan Ditreskrimum Polda Papua kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jayawijaya pada Jumat (21/3/2025).

Proses serah terima tahap II ini berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Jayawijaya dengan pengawalan ketat dari Satgas Ops Damai Cartenz-2025.

Nikson Matuan diketahui terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, termasuk penembakan yang menewaskan Muktar Layuk dan melukai Korinus Yohanis Wentken pada 5 November 2024 di Jalan Trans Wamena–Jayapura, Kampung Hobakma, Kabupaten Yalimo. Ia juga terlibat dalam insiden penembakan yang menewaskan Brigpol Anumerta Iqbal, anggota Brimob Ops Damai Cartenz-2025, pada 17 Januari 2025 di lokasi yang sama.

Tersangka ditangkap oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2025 di Kabupaten Yalimo pada 2 Februari 2025 setelah sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa Nikson akan dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Jo Pasal 55 KUHP.

“Setelah proses serah terima selesai, Nikson Matuan dikawal menuju Lapas Klas II B Wamena untuk proses penitipan tahanan. Selanjutnya, ia akan menjalani proses penahanan sebagai tahanan JPU Kejaksaan Negeri Jayawijaya,” ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen penegakan hukum.

“Ini adalah bagian dari upaya menegakkan keadilan agar pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” ujarnya.

Ditambahkannya, Satgas Ops Damai Cartenz-2025 akan terus menindak para pelaku kejahatan demi menciptakan keamanan dan ketertiban di Papua.

Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Gencar Sidak Minyakita Pasca Temuan Produk Tidak Sesuai Standar

Tim Satgas Pangan Direktorat Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pengecekan terhadap takaran dan harga jual minyak goreng merek Minyakita di sejumlah pasar dan ritel di Kota Banjarmasin, Rabu (26/3/2025).

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari instruksi Mabes Polri
kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel yang dipimpin Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Amin Rovi, S.H.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kecukupan volume kemasan sesuai standar serta mengawasi ketaatan pedagang dalam menjual minyak goreng dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami mengecek secara acak beberapa toko dan pasar untuk memastikan tidak ada praktik kecurangan seperti pengurangan takaran atau penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Panit 1 Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKP Krismandra NW, S.H.

Pemeriksaan dilakukan terhadap kemasan Minyakita ukuran 1 liter dan 2 liter, termasuk memverifikasi label, segel, serta harga jual. Hasilnya, para pedagang telah mematuhi aturan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk membeli Minyakita di distributor pertama atau distributor kedua karena penjualan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah seharga Rp.15.700,- dan takaran/volume 1 liter,” tutur AKP Krismandra.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk melaporkan jika menemukan ketidaksesuaian takaran atau harga minyak goreng Minyakita. “Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pengawasan untuk melindungi konsumen,” tambahnya.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya Polda Kalsel menjaga stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng curah bersubsidi di pasaran.

Dukung Program Mudik Seru Bareng NU, Kakorlantas Doakan Pemudik Selamat Sampai Tujuan

KORLANTAS POLRI, Jakarta. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum melepas mudik seru bareng Nahdlatul Ulama (NU) di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Kehadiran Kakorlantas dalam rangka mewakili Kapolri yang berhalangan hadir. Total sebanyak 37 bus diberangkatkan yang tentunya mengundang antusiasme masyarakat Indonesia khususnya bagi warga Jabodetabek.

“Saat ini kami berada di PBNU mewakili Bapak Kapolri dalam rangka memberangkatkan mudik bareng seru dengan NU ini luar biasa,” kata Kakorlantas kepada awak media.

“Moga-moga dengan program ini rekan-rekan kami duta-duta pemudik kami bisa selamat sampai tujuan dan kembali dengan selamat karena Operasi Ketupat adalah Operasi Kemanusiaan yang paling terpenting adalah keselamatan,” sambungnya.

Kakorlantas mengapresiasi kehadiran PBNU dalam menyelenggarakan program mudik seru tahun ini. Ia berharap pesan Kapolri tentang aturan mudik yang berkeselamatan betul-betul terwujud.

“Yang jelas kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa dengan keluarga besar PBNU, pesan bapak kapolri mudik tahun ini dengan tagline mudik aman keluarga nyaman semoga dalam perjalanan semuanya selamat aman tertib dan lancar,” ungkap Kakorlantas.

Selain itu, Kakorlantas menyebut bahwa peran penting Polri dalam memastikan keselamatan di jalan adalah mendukung setiap lembaga menyelenggarakan mudik bersama seperti yang dilakukan PBNU.

Para pemudik disarankan untuk menggunakan moda transportasi yang baik, serta dihimbau untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua karena rentan kecelakaan apabila bepergian dalam jalan yang jauh.

“Dalam rangka mengamankan arus mudik dan arus balik yang paling terpenting adalah keselamatan. Maka dari itu program mudik bareng seru NU ini sangat mendukung sekali ketik mudik menggunakan roda dua Ini sangat rentan sekali peristiwa peristiwa yang tidak kita inginkan di jalan,” pungkasnya.

Ambulans Udara Disiagakan Untuk Situasi Genting Saat Arus Mudik di Tol Trans Jawa

Jawa Tengah. Ditpoludara Baharkam Polri mulai menyiagakan Ambulans Udara guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama masa mudik Lebaran 2025. Ambulans Udara tersebut mulai disiagakan di KM 29 Tol Kalikangkung.

“Kami optimis adanya ambulans udara ini bisa mendukung kelancaran kegiatan operasi ketupat 2025, mudik aman keluarga nyaman,” ujar Kasubsatgas Poludara, Kombes Pol. Agus Herli Sudiawan, S.E., M.M., Selasa (25/3/25).

Ia menjelaskan, dalam dua Ambulans Udara yang disiagakan, terdapat sembilan personel dari Dokkes dan tim Poludara di dalamnya. Mereka terdiri dari dua tenaga medis, dua tim SAR, dan lima crew heli.

Ambulans Udara ini, ujarnya, akan disiagakan di jalur mudik hingga 8 April 2025. Jika nantinya terjadi kecelakaan maupun peristiwa mendesak yang mengharuskan adanya pertolongan kepada korban, maka Ambulans Udara mampu membawa 1 pasien dan 1 paramedis.

“Adapun Titik lokasi sasaran evakuasi Ambulans udara, yaitu 8 rumah sakit di Jawa Tengah, 9 rumah sakit di Jabodetabek yang memiliki helipad, dan 9 RSUD terdekat di jalur Pantura,” jelasnya.

Untuk kelengkapan Ambulans Udara terdiri dari 1 Ventilator; 3 Tabung O²; Monitor dan Devibrilator; Syring pump; infus pump; suction pump; stretcher portable; dna Oksigen Portable.

Penggunaan heli Ambulance bila terjadi situasi yang dibutuhkan bisa melalui Kaposko Gerbang tol Kalikangkung Kompol Aspauri dengan nomor 081326862110. Selain itu, Ambulance Udara di KM 29 dapat digunakan dengan menghubungi AKP Sandy Titah Nugraha dengan nomor. 082223222012.

Satgas Preventif Polri Jaga Keamanan dan Jadi Daya Tarik Masyarakat Saat Libur Lebaran

Jakarta – Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran, Kakorlantas Polri, IJP Agus Suryonugroho, selaku Kasatgasops Pusat, menempatkan Satgas Preventif dari Korps Sabhara di berbagai lokasi keramaian “Personel ditempatkan di tempat wisata serta objek vital transportasi, seperti bandara, stasiun, dan terminal di Jakarta. Sebanyak 104 personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama periode libur Lebaran” ujar Kakorlantas Polri IJP Agus Suryonugroho, Senin (24/3/2025).

Sebagai bagian dari upaya pengamanan, Satgas Preventif juga menerjunkan empat ekor kuda dan 12 ekor anjing pelacak (K9) yang bertugas di lokasi yang telah ditentukan. Menariknya, selain berperan dalam pengamanan, kehadiran kuda dan K9 ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Banyak pengunjung yang antusias berfoto dengan kuda dan K9 Polri, menjadikan momen liburan mereka lebih berkesan.

“ Selain menghadirkan rasa aman dan nyaman, keberadaan satwa ini juga memperkuat kedekatan Polri yang dengan masyarakat yang sedang melaksanakan mudik lebaran “ tambah Kakorlantas Polri IJP Agus Suryonugroho.

Kehadiran Satgas Preventif di tempat wisata tidak hanya memastikan keamanan, tetapi juga menambah pengalaman unik bagi para wisatawan.

Polri Ungkap Sindikat Penipuan Online Berkedok Fake BTS dan SMS Blast, Dua WNA Cina Ditangkap di SCBD

Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap sindikat kejahatan siber internasional yang memanfaatkan teknologi fake BTS untuk menyebarkan SMS phishing secara ilegal. Dua warga negara asing asal Cina ditangkap dalam operasi yang digelar di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Pengungkapan ini bermula dari laporan salah satu bank swasta yang menerima aduan dari 259 nasabah terkait SMS mencurigakan. Delapan korban yang mengklik tautan phishing dalam SMS tersebut mengalami kerugian hingga Rp289 juta. Dari hasil pendalaman, total kerugian yang tercatat telah mencapai Rp473 juta dari 12 korban.

“Pelaku menggunakan perangkat fake BTS untuk mencegat sinyal asli BTS 4G dan menurunkannya ke 2G, kemudian mengirimkan SMS blast ke perangkat handphone di sekitar. Karena sinyal palsu ini lebih kuat, ponsel korban secara otomatis menerima pesan berisi tautan palsu yang menyerupai situs resmi bank,” jelas Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada, dalam konferensi pers di Lobby Bareskrim, Senin (24/3).

Dua tersangka, berinisial XY dan YXC, ditangkap saat mengemudikan mobil Toyota Avanza yang dilengkapi perangkat fake BTS. Mereka hanya berperan sebagai operator lapangan, dengan tugas berkeliling di area ramai agar sinyal palsu menjangkau lebih banyak ponsel.

“Mereka hanya disuruh mutar-mutar saja, semua sistem sudah diatur dari pusat. Bahkan siapa pun bisa melakukannya, karena tidak butuh keahlian teknis khusus,” ungkap Komjen Wahyu.

Tersangka XY diketahui baru masuk ke Indonesia pada Februari 2025 dan dijanjikan gaji Rp22,5 juta per bulan. Sementara tersangka YXC sudah keluar masuk Indonesia sejak 2021 dengan visa turis, dan tergabung dalam grup Telegram bernama Stasiun Pangkalan Indonesia yang membahas operasional fake BTS.

Barang bukti yang diamankan meliputi dua unit mobil yang dilengkapi alat fake BTS, tujuh unit handphone, tiga SIM card, dua kartu ATM, serta dokumen identitas milik tersangka YXC.

Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal, termasuk:

  • UU No. 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE);
  • UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi;
  • UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU);
  • serta Pasal 55 KUHP tentang turut serta melakukan kejahatan.

Ancaman hukuman maksimal mencapai 12 tahun penjara dan denda hingga Rp12 miliar.

Polri menegaskan akan terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap pelaku utama yang diduga mengendalikan operasi ini dari luar negeri. Kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital, Imigrasi, dan jika diperlukan, Interpol, akan dilakukan untuk menelusuri jaringan internasional di balik kejahatan ini.

Komjen Wahyu pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap SMS atau pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal, terutama yang berisi tautan mencurigakan.

“Kalau kita bukan nasabah Bank X, lalu tiba-tiba dikasih informasi poin atau saldo dari Bank X, logikanya itu tidak masuk akal. Tapi kadang karena ada tawaran iming-iming hadiah, orang bisa langsung terpengaruh,” pungkasnya.

93,91 Gram Sabu Dimusnahkan Polres Balangan

Polres Balangan, Polda Kalsel – Polres Balangan menggelar pelaksanaan Press conference hasil Ops jaran Intan – 2025 di Teras Mako Polres Balangan, Senin (24/03/2025)

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Balangan, Kejari Balangan dan Kepala BNN Kab. Balangan ini terasa berbeda dari Press conference yang lalu – lalu, karena setelah Rilis Hasil Ungkapan Ops Jaran Intan 2025, Polres Balangan melaksanakan Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Hasil Ungkap Narkoba Jenis Sabu dengan Nilai Total Ungkapan sebanyak 93,91 Gram.

Kegiatan Pemusnahan barang bukti Sabu ini merupakan hasil temuan pada 3 Perkara yang diungkap oleh Sat Narkoba Polres Balangan.

Kegiatan Pemusnahan barang bukti Narkoba ini merupakan wujud transparansi dalam pemberantasan tindak Pidana Narkoba yang dilakukan oleh Polres Balangan.

Kegiatan ini juga disaksikan oleh kedua Pelaku penyalahgunaan Narkoba dengan didampingi oleh penasehat Hukum dan pengawasan Internal oleh Sie Propam Polres Balangan dan disaksikan Oleh Bupati Balangan, Kejari Balangan, Kepala BNN dan Panitera PN Paringin.

Sebelum acara pemusnahan, Kasat Narkoba AKP Alif Tri Wibowo memastikan kepada seluruh yang hadir dan awak media bahwa barang bukti yang dimusnahkan adalah benar – benar Narkoba, dengan mengambil secara acak barang bukti yang akan dimusnahkan, serta melakukan penyisihan Barang Bukti yang akan digunakan sebagai alat Bukti di Pengadilan.

Pemusnahan Narkoba jenis Sabu ini dilakukan dengan menggunakan cara di blender dengan campuran air dan detergen, kemudian di buang di dalam ember.

Plastik paket Sabu juga tidak lepas dari penghancuran yang dimasukan kedalam blender untuk memastikan bahwa barang tersebut tidak tersisa dan tidak bisa dimanfaatkan lagi.

Kapolres Balangan AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Iptu Eko Budi Mulyono di waktu terpisah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk Waspada akan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, serta dapat berpartisipasi dalam pemberantasan Narkoba dengan cara melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui akan kegiatan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kabupaten Balangan.

Polres Balangan Ungkap 7 Perkara Curanmor Dalam Ops Jaran 2025

Polres Balangan, Polda Kalsel – Kegiatan Operasi Jaran Intan 2025 yang telah dilaksanakan Polres jajaran Polda Kalsel termasuk Polres Balangan beberapa waktu lalu, kali ini Senin 24 Maret 2025 digelar hasil dari kegiatan tersebut sekaligus pemusnahan Barang Bukti hasil pengungkapan perkara Narkoba di wilayah Kab. Balangan pada Bulan Maret 2025.

Pada Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Bupati Balangan H. Abdul Hadi, Kajari Balangan Mangantar Siregar, S.H. Kepala BNN Kabupaten Balangan M. Faisal Sidiq, Panitera PN Paringin Jurmani, S.H.

Kapolres Balangan AKBP Riza Muttaqin dengan didampingi oleh Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasi Propam dan Kasi Humas Polres Balangan langsung memimpin pelaksanaan Press Conference dihadapan awak media.

Dalam keterangannya Kapolres menjelaskan bahwa Ops. Sikat Jaran Intan ini berlangsung selama 12 hari dan berhasil mengungkap perkara sesuai Target Operasi sebanyak 4 Perkara dan 3 diluar Target Operasi.

“Dalam kegiatan Ops. Jaran Intan 2025 kali ini, Jajaran Sat Reskrim berhasil mengamankan 7 Tersangka, dan berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 9 buah Ranmor, 3 diantaranya merupakan motor dinas dari instansi Pemerintah di Kabupaten Balangan dan 1 merupakan motor dinas dari Pemerintah desa di Kecamatan Halong.

“Kami juga menghadirkan korban atau pemilik dari kendaraan yang diambil oleh para tersangka, dan akan kami kembalikan secara gratis tanpa biaya.” Tegas AKBP Riza Muttaqin.

Di sisi lain 2 orang pemilik kendaraan bermotor yang dihadirkan dalam Press Conference kali ini mengucapkan terimakasih kepada pihak Kepolisian Polres Balangan, dan sangat bersyukur sepeda motornya dapat kembali lagi.

“Kami sangat bersyukur atas ditemukannya sepeda motor kami, dan kami sangat berterimakasih kepada bapak polisi Polres Balangan. Karena kami dapat menggunakan kembali sepeda motor yang sempat hilang untuk bekerja.” Ungkap salah satu pemilik Ranmor tersebut.

Kegiatan Press conference dilanjutkan dengan Pemusnahan Barang Bukti Hasil Ungkap Perkara Narkoba selama bulan Maret 2025 yang berhasil mengungkap Narkoba jenis Sabu Total sebanyak 93,91 Gram.

Bupati Yahukimo Bantah Isu Keterlibatan TNI-Polri Jadi Guru dan Nakes, Juga Siap Mundur Jika Terbukti

Dekai, 23 Maret 2025 — Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, S.H., mengonfirmasi adanya penyerangan di Puskesmas dan Sekolah YPK Anggruk pada Jumat, 21 Maret 2025. Dalam keterangannya di Dekai, ia menyampaikan bahwa upaya evakuasi sempat terkendala cuaca.

“Pada Sabtu, 22 Maret, cuaca tidak memungkinkan untuk mengevakuasi korban. Namun, hari ini, Minggu, 23 Maret, puji Tuhan cuaca cerah, sehingga kami mengerahkan seluruh kekuatan, termasuk tiga helikopter TNI dan lima pesawat sipil, untuk mengevakuasi korban dari Anggruk ke Jayapura. Wakil Bupati juga langsung turun ke lokasi,” ujar Bupati Yahuli.

Bupati Yahuli mengonfirmasi data terbaru bahwa peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, tiga luka berat, empat luka ringan, dan tiga orang lainnya selamat. Ia menegaskan bahwa informasi yang sebelumnya beredar, menyebutkan enam hingga tujuh korban meninggal, tidak benar setelah dilakukan verifikasi di lokasi.

“Karena keterbatasan alat kesehatan di sini, kami meminta pilot membawa korban ke Jayapura agar mendapatkan perawatan yang lebih baik. Kami turut berdukacita atas kepergian tenaga guru yang meninggal dunia. Semoga jasa, pengabdian, dan pelayanannya diterima di sisi Tuhan. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan,” tambahnya.

Bupati Yahuli menyebutkan bahwa peristiwa ini merupakan kejadian luar biasa yang mengejutkan banyak pihak. Selama 64 tahun sejak Injil masuk ke daerah tersebut, kejadian serupa tidak pernah terjadi.

“Kami biasa merasakan keamanan dan ketenangan. Namun, kali ini kami semua, termasuk pemerintah, masyarakat, dan gereja, terkejut dan syok atas kejadian ini. Kami merasa hal ini seharusnya tidak terjadi di daerah terpencil seperti ini,” tegasnya.

Menanggapi isu yang beredar terkait status guru dan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Anggruk, Bupati Yahuli menegaskan bahwa mereka bukan tenaga baru. Mereka telah direkrut sejak 2021 melalui proses terbuka.

“Kami selalu menyampaikan di berbagai forum bahwa persyaratan rekrutmen adalah wajib beragama Kristen, percaya pada Yesus sebagai Tuhan, telah dibaptis, dan bersedia menjadi guru misionaris. Proses verifikasi berlangsung selama 30 hari di Jayapura, memastikan latar belakang pendidikan S1 atau S2 di bidang pendidikan atau disiplin lain yang ingin mengajar,” jelasnya.

Terkait tudingan bahwa guru dan nakes tersebut berasal dari TNI/Polri, Bupati Yahuli dengan tegas membantah.

“Itu 100% tidak benar. Proses rekrutmen kami terbuka dan diketahui publik. Setelah rekrutmen, para pendeta mendoakan dan mereka menandatangani perjanjian kerja sama. Jika ada yang mengatakan mereka anggota TNI/Polri dan memiliki bukti, silakan tunjukkan kepada saya. Kalau benar, saya siap mundur dari jabatan Bupati,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki etika dan moral dalam memimpin serta tidak akan menyelundupkan hal-hal seperti yang dituduhkan.

“Rekrutmen ini terjadi sejak 2021. Kami ingin memastikan regenerasi guru yang siap menghadapi tantangan global. Kami tidak ingin masa depan daerah ini suram karena keterbatasan kemampuan membaca dan menulis. Ini adalah upaya kami mempersiapkan generasi yang lebih baik,” tutup Bupati Yahuli.