Pukul dan Jambak isteri, seorang suami di desa Balang Balangan di Polisikan

Polres Balangan, Polda Kalsel – Seorang istri di Desa Balang, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, berinisial MA (28) melaporkan suaminya yakni RH (31) ke pihak kepolisian.

Laporan tersebut didasarkan tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh RH kepada dirinya saat di kediamannya di Desa Balang.

MA melaporkan suaminya yang dianggap melakukan Tindak Pidana Kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sesuai dengan Rumusan Pasal 44 ayat (1) Undang Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Kapolres Balangan, AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Polres Balangan, Iptu Eko Budi Mulyono menerangkan, pelaku sudah diamankan oleh jajaran Polres Balangan di hari yang sama saat laporan di terima, yakni Senin (24/2/2025) kemarin.

“Saat ini pelaku yakni RH sudah diamankan di sel tahanan Polres Balangan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Iptu Eko, Rabu (26/2/2025).

RH pun sudah mengakui perbuatannya dan bekerjama dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh Polres Balangan.

Ditanya perihal kronologi kejadian, Iptu Eko menerangkan, berdasarkan keterangan MA, KDRT terjadi saat suaminya datang ke rumahnya di Desa Balang.

RH melakukan pemukulan terhadap MA dan mengenai badannya sambil menarik rambut MA menggunakan tangan kanan yang memegang kunci mobil dengan gantungan kunci dompet kecil yang diujungnya terdapat besi. Lalu gantungan kunci tersebut mengenai pelipis MA dan mengakibatkan luka gores.

Selain itu MA juga mengalami rasa sakit pada bagian punggung kiri dan kanan akibat kekerasan yang ia alami.

Adapun barang bukti yang diamankan pihak kepolisian pada tindak pidana tersebut meliputi buku nikah MA dan RH, selembar fotocopi kartu keluarga dan satu buah dompet gantungan kunci mobil. Selain itu juga dilakukan visum Et Repertum terhadap MA sebagai bukti kekerasan yang terjadi.

Polres Balangan Gelar Baksos Bersama Mahasiswa Jelang Ramadhan 1446 H.

Polres Balangan, Polda Kalsel – Sebanyak kurang lebih 300 paket sembako disalurkan bagi mahasiswa, aliansi BEM dan organisasi kemasyarakatan serta organisasi pemuda di Balangan, Rabu (27/2/2025).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk bakti sosial Polri Presisi ini menjadi bagian dari menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Secara simbolis, pendistribusian paket di lakukan di Mako Polres Balangan. Dimana pelaksanannya berlangsung secara serentak di seluruh Polda jajaran melalui video converence yang dibuka oleh Kapolri, Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI.

Wakapolres Balangan, Kompol Muhammad Irfan menerangkan, melalui Baksos Polri Presisi menandai kehadiran Polri yang ingin lebih dekat dengan masyarakat. Selain itu sebagai bentuk komitmen dan memperkuat jalinan kebersamaan antara Polri, mahasiswa dan organisasi pemuda yang ada di Kabupaten Balangan.

“Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri untuk masyarakat. Selain itu kami ingin kemitraan dengan mahasiswa dan organisasi pemuda di Balangan semakin erat,” ungkap Kompol Irfan.

Tidak kalah penting ujarnya, bantuan yang diberikan dapat memberi manfaat bagi penerima dan meringankan pemenuhan kebutuhan saat Ramadhan nantinya.

Pada kesempatan yang sama, Kompol Irfan juga menyampaikan pesan Kabtibmas kepada tamu undangan yang berhadir, khususnya perwakilan dari mahasiswa dan organisasi kemasyarakat.

Ungkap Kompol Irfan, peran Polri dalam memberikan pelayanan dan keamanan kepada masyarakat tak lepas dari masyarakat itu sendiri. Sehingga harapnya, seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dan bekerjasama untuk menjaga kemanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Ia juga mengajak para mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan pemuda di Kabupaten Balangan semakin aktif turut serta dalam proses pembangunan di Kabupaten Balangan. Tentunya, apresiasi pun diberikan oleh Kompol Irfan atas peran aktif mahasiswa, aliansi BEM dan organisasi kemasyarakatan pemuda yang sudah dilakukan untuk kemajuan Kabupaten Balangan.

Kompol Irfan berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut, mengingat pentingnya koordinasi untuk saling betukar informasi pada setiap organisasi. Sehingga tidak ada permasalahan yang diakibatkan kesalahpahaman di lapangan.

Pada kesempatan yang sama Ketua BEM Universitas Sapta Mandiri Kabupaten Balangan, Muhammad Amin menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Polres Balangan yang telah peduli terhadap mahasiswa untuk menjalin silaturahmi secara berkelanjutan.

“Melalui kerajasama yang baik dengan Polres Balangan ini menjadi kesempatan mahasiswa dalam menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi,” ujar Muhammad Amin.

Ia pun berharap sinergi antara Polres Balangan dan mahasiswa terus terjalin untuk bersama-sama melayani masyarakat Kabupaten Balangan, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Program Akpol Semarang Bisa Jadi Role Model Ketahanan Pangan

Jakarta. Polri dan Bhayangkari meluncurkan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Senin (24/2/2025). Program ini bertujuan memanfaatkan pekarangan secara optimal untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan program makan bergizi gratis.

Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, menyatakan bahwa P2L akan menjadi model yang diterapkan di seluruh jajaran Polri.

“Bhayangkari bersama Polri memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dengan memanfaatkan pekarangan rumah, asrama, kantor polisi, hingga sekolah di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari. P2L adalah bentuk nyata komitmen kami dalam meningkatkan kemandirian pangan,” ujarnya.

Sebagai percontohan, Akpol mengembangkan P2L dengan pendekatan terintegrasi dan berkelanjutan, mencakup produksi, distribusi, pemanfaatan, hingga pengelolaan limbah. Berbagai fasilitas telah disiapkan, seperti Kolam Nila, Taman Hidroponik, Edu Wisata Ketahanan Pangan, serta beberapa lokasi di asrama Akpol.

Ketua Umum Bhayangkari berharap model ini dapat diadopsi oleh seluruh satuan pendidikan dan kepolisian se-Indonesia.
“Saya berharap P2L bisa diterapkan mulai dari Polda, SPN, lembaga pendidikan Polri, hingga Polres dan Polsek sebagai wujud nyata Bhayangkari dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” lanjutnya.

Selain itu, Ketua Umum Bhayangkari juga menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Akpol oleh Gubernur Akpol Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar. SPPG ini ditargetkan menyediakan makanan bergizi bagi 3.000 siswa per hari, termasuk siswa TK dan SD Kemala Bhayangkari 04 Akpol.

Gubernur Akpol menambahkan bahwa hasil panen dari P2L akan dikonsumsi warga asrama, didistribusikan melalui Koperasi Akpol, serta dipasok ke dapur Program Makan Bergizi Gratis.

“Dengan semangat kebersamaan dan sinergi berbagai pihak, diharapkan P2L menjadi solusi berkelanjutan untuk kemandirian pangan masyarakat,” tandasnya.

Kadiv Humas Buka Workshop : Jajaran Harus Perkuat Profesionalitas

Jakarta. Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho membuka workshop training of trainer Polri Tahun Anggaran 2025. Workshop tersebut diikuti oleh 112 peserta yang tidak hanya personel Mabes Polri, tetapi juga polda jajaran.

Workshop ini akan diisi oleh Kaprodi S1 UPH, Azalia Gerungan, B.Bus., M.Sc; Direktur Eksekutif Tempo, Philipus Parera; serta Senior Manager News Gathering SCTV dan Development Head, IGN Satya Panda.

Menurut Kadiv Humas, workshop ini diharapkan dapat menjadi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang lebih siap di era digital saat ini. Tak dipungkiri, tantangan ke depan akan semakin kompleks dan seluruh jajaran harus siap menghadapinya.

“Besar harapan saya workshop training of trainer Polri T.A. 2025 dapat menghasilkan trainer-trainer yang memiliki kompetensi di bidang kehumasan yang mampu menyebarkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh pada workshop ini kepada seluruh personel Humas Polri, baik di tingkat polda, polres maupun polsek,” ujar Kadiv Humas dalam sambutannya, Senin (24/2/25).

Disampaikan Kadiv Humas, upaya untuk meningkatkan kemampuan SDM ini menindaklanjuti langkah menindaklanjuti Perkap No. 6 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan kehumasan di lingkungan Polri serta upaya peningkatan kompetensi personel Polri. Dari aturan tersebut, fungsi kehumasan tidak hanya diemban anggota saja, tetapi juga hingga ke PNS Polri dan keluarga anggota Polri.

Sebelumnya bahkan Kapolri telah me-launching E-learning Humas Presisi untuk sarana sertifikasi kompetensi kehumasan yang ada pada portal humas. Dalam program E-learning itu, para anggota mendapatkan kompetensi umum maupun kompetensi khusus.

“Bapak Kapolri sangat mengapresiasi pembuatan aplikasi E-learning Humas Presisi yang ada di Portal Humas dalam peningkatan kompetensi anggota humas dan seluruh anggota Polri,” ujar Kadiv Humas.

Ditekankan Kadiv Humas, dari berbagai upaya ini, jajarannya diharapkan bisa memperkuat profesionalitas. Sebab, kerja humas selalu mengawali, menyertai, dan mengakhiri.

AKP Sutargo, Personel Polri yang Jadi Pahlawan Anti-Narkoba di Hulu Sungai Utara

Jakarta. Kasat Resnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, AKP Sutargo, membuat pojok edukasi bahaya narkoba di ruang pelayanan masyarakat mapolres Hulu Sungai Utara Polda Kalsel. Dia ingin anak-anak mengetahui bahaya narkoba dan menghindari barang haram itu.

AKP Sutargo menjadi salah satu kandidat Hoegeng Awards 2025 yang diusulkan oleh pembaca detikcom melalui formulir digital. Ia diusulkan oleh warga Bekasi, Adhe Phuyoko.

Adhe menilai AKP Sutargo tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga edukasi sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Konsentrasi ke narkoba ya, kalau saya lihat dedikasi, bukan hanya tugas penindakan tapi Mas Targo kayak, ‘apa sih yang bisa saya perbuat’,” ujar Adhe, Senin (24/2/2025).

Adhe menceritakan awal perkenalannya dengan AKP Sutargo. Adhe bekerja di penerbit buku pelajaran. Suatu ketika, AKP Sutargo memesan buku edukasi terkait bahaya narkoba kepada penerbit tempat Adhe bekerja.

“Beliau itu memang mau menyebarkan edukasi sejak dini untuk memutus mata rantai narkoba di HSU. Kemudian beliau beli berapa ya, saya lupa berapa buku, yang dicetak di saya ada seribuan lebih, itu disebar ke sekolah-sekolah dan memang marketingnya saya,” cerita Adhe.

Adhe menyebut AKP Sutargo kemudian membuat pojok edukasi bahaya narkoba di Polres HSU. Di pojok edukasi itu dijelaskan terkait narkoba dan pencegahannya.

“Dan puncaknya itu beliau membuat edukasi museum mini narkoba buat anak-anak, saya pikir bagus juga. Saya kebetulan ada saat launching di situ, jadi saya hadir waktu itu. Tentang pemahaman narkoba dari A sampai Z, jenis-jenisnya, bahayanya,” tutur dia.

Pojok edukasi narkoba ini diresmikan pada September 2024 lalu. AKP Sutargo membuat pojok edukasi ini sebagai salah satu upaya agar anak-anak menjauhi narkoba.

“Saya bersama Bapak Kapolres, kebetulan Bapak Kapolres itu background-nya kan dari narkoba, terus kemudian di wilkum HSU khususnya itu kalau dilihat dari pencapaian kasus atau perkara itu lebih menonjol ke narkoba,” kata AKP Sutargo.

AKP Sutargo membuat pojok edukasi untuk membentengi anak dari bahaya narkoba di Polres Hulu Sungai Utara (Foto: dok. Istimewa)
AKP Sutargo menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres HSU pada 23 November 2023. Usai menjabat itu, dia melihat kasus narkoba menjadi salah satu perhatian.

Kemudian dia melihat belum ada fasilitas umum di Kabupaten Hulu Sungai Utara yang dibuatkan khusus sebagai sarana edukasi narkoba kepada masyarakat. Dia kemudian berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupten HSU hingga Pemerintah Daerah untuk membuat pojok edukasi.

“Kami koordinasi sama Bapak Kapolres apakah diperkenankan, kan kita ada fasilitas umum di ruang pelayanan masyarakat, kan masyarakat kadang ada membawa anaknya, mereka memohon untuk bikin SIM, atau membuat SKCK atau dia melapor, itu satu atap, jadi satu tempat ada ruangan tersendiri jadi situ lengkap pelayanan semuanya, jadi ada loket-loketnya,” jelas AKP Sutargo.

Ia kemudian diizinkan oleh Kapolres untuk menggunakan ruangan kosong sebagai pojok edukasi narkoba. AKP Sutargo juga berkomunikasi dengan BNN untuk membuat replika jenis-jenis narkoba untuk ditampilkan di pojok edukasi itu. Butuh waktu sekitar 6 bulan hingga pojok edukasi ini berdiri.

“Kalau di berita itu sulit mendapatkan (pengetahuan jenis-jenis narkoba), ini kita berusaha memberikan pemahaman itu, kebetulan dibolehkan, kemudian kita buatlah museum tadi, isinya tentang bentuk-bentuk, jenis-jenis narkoba dalam bentuk replika, jadi bukan asli. Replika sendiri kita juga memohon BNN, jadi ada logo resmi dikeluarkan oleh mereka, kita minta izin ternyata dapat,” terang AKP Sutargo.

“Kemudian ada juga yang kita buat mobile, misalnya nanti sekolah nanti perlu penyuluhan atau apa, jadi siapa yang berangkat ke sana, nggak mesti dari kami, mungkin dari Binmas atau dari Polsek itu kita pinjamin itu, tapi isinya sama dengan yang kita pasang di museum tadi. Bentuknya box, ringan paling 3 kg jadi pakai sepeda motor pun bisa,” tambah AKP Sutargo.

Upaya Selamatkan Anak Muda dari Bahaya Narkoba

AKP Sutargo mengatakan pojok edukasi yang dibuat ini belum berdampak signifikan. Namun, kata dia, upaya harus terus dilakukan agar anak yang masih bersih tidap terpapar narkoba.

“Sebarnya sifatnya sih kalau hasil nomor sekian sih, tujuan utama berperan menyelamatkan yang masih selamat, kalau si pengguna nanti di bidang kami di Gakkum dan BNNK, yang kita ingin selamatkan yang belum tahu sama sekali, dia cukup tahu wawasan dan dia lebih kuat menghindari,” ujar AKP Sutargo.

Selain itu, Polres HSU juga mengajak siswa untuk menjadi duta anti-narkoba. Dia menyebut ada sekitar 50 siswa yang dijadikan duta sehingga bisa menyebarkan pengetahuan kepada teman-temannya di sekolah.

“Kalau di Binmas Porlres ada sekitar 50-an itu tergabung dari berbagai macam sekolah menengah tingkat atas, ada MAN, SMK, SMA, itu mereka digabung dalam Saka Bhayangkara, kita libatin, jadi mereka ini kita jadikan duta anti-narkoba. Mereka membantu kita, karena kalau kami keliling untuk melaksanakan kegiatan, di samping nggak ada anggaran, kami juga nggak akan cukup, karena kami penegakan hukum, kita sekaligus membantu Satbinmas untuk penyuluhan itu,” tutur AKP Sutargo.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Nasional

Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Dede Indra Permana Soediro, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga stabilitas nasional dengan menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terjebak dan tersulut oleh narasi yang dapat mengganggu stabilitas pemerintahan serta kinerja aparat penegak hukum, khususnya Polri. Hal ini disampaikan menanggapi aksi demonstrasi yang menyanyikan lagu “Bayar Bayar.”

“Mari kita ciptakan suasana yang harmonis dan kondusif. Jangan saling memprovokasi dan menyudutkan. Kita dukung segala bentuk penegakan hukum sesuai tugas pokok dan fungsi yang diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ujar Dede pada Senin (24/2/2025).

Ia menegaskan bahwa di setiap elemen masyarakat dan lembaga negara, termasuk kepolisian, pasti ada oknum yang menyalahgunakan wewenang. Namun, yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana dampak yang ditimbulkan dapat ditangani dengan cepat serta bagaimana sanksi dan penindakan terhadap oknum tersebut diberlakukan secara tegas.

“Saya rasa penyalahgunaan wewenang oleh oknum di lembaga kepolisian cepat ditangani. Jangan sampai kita malah terprovokasi oleh narasi-narasi yang merusak kondusivitas dengan menyerang lembaga atau institusi secara tendensius,” tegasnya.

Dede juga menyoroti peran Polri sebagai mitra masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk dalam kejadian banjir di Genuk, Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini. Ia mengapresiasi tindakan polisi yang sigap membantu warga tanpa menunggu kejadian tersebut menjadi viral.

“Tanpa harus viral, polisi telah membantu masyarakat yang melintas di jalur tersebut untuk keperluan sehari-hari dan niaga. Banyak motor mogok yang dibantu agar bisa melintasi banjir, ini adalah salah satu bentuk nyata dari tugas Polri dalam mengayomi masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai sesama anak bangsa, Dede berharap masyarakat tetap menjaga kondusivitas sosial dan kehidupan bernegara. Ia mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan penyelewengan serta memanfaatkan peran polisi sebagai mitra dan pelayan masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya.

“Jangan ragu untuk melaporkan jika ada penyalahgunaan wewenang. Polisi adalah mitra masyarakat dan harus kita manfaatkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” imbuhnya.

“Dalam situasi seperti ini, saatnya kita tunjukkan kepada masyarakat luas bahwa kita mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan, terutama bagi pihak-pihak yang memiliki agenda pribadi,” pungkasnya.

Bentuk Kepedulian, Personel Operasi Damai Cartenz 2025 Salurkan Bantuan Sembako di Yalimo

Yalimo – Personel Operasi Damai Cartenz 2025 menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat di Distrik Elelim, Kampung Honita, Kabupaten Yalimo, Jumat (21/2). Kegiatan ini dilakukan oleh Briptu Fatwa sebagai bentuk kepedulian terhadap warga setempat.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, telur, dan bahan pangan lainnya. Masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kepedulian aparat keamanan dalam membantu kesejahteraan warga.

Tokoh masyarakat Kampung Honita, Akulak Lagowan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polri dan Operasi Damai Cartenz atas upaya menjaga keamanan di Yalimo.

“Kami berterima kasih kepada Polri atas bantuan yang telah diberikan serta keberhasilan dalam menjaga situasi keamanan, termasuk dalam penegakan hukum. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran agama dalam menciptakan kedamaian di masyarakat.

“Di sini, Injil masuk lebih dulu. Karena itu, kami percaya bahwa jika agama dijalankan dengan baik, pemerintahan juga bisa berjalan dengan damai. Dulu, sebelum ada ajaran agama, kehidupan masyarakat masih dipenuhi dengan praktik-praktik lama. Namun, sekarang kita harus menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan,” tambahnya.

Selain itu, Akulak Lagowan juga mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak terpengaruh oleh kelompok-kelompok yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Yalimo.

“Kami sebagai tokoh masyarakat ingin memastikan bahwa anak-anak muda tidak terjebak dalam ajakan yang dapat merugikan mereka sendiri maupun daerah ini. Masa depan Yalimo ada di tangan mereka, dan kita semua harus menjaga agar tetap aman dan damai,” tutupnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan apresiasinya atas kegiatan sosial yang dilakukan oleh personel Ops Damai Cartenz.

“Kegiatan bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Kami ingin membangun hubungan yang lebih harmonis dengan warga serta memastikan bahwa kehadiran aparat keamanan membawa manfaat nyata bagi mereka,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Ia juga menegaskan komitmen Ops Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus berupaya untuk menjaga keamanan serta membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Kami mengajak seluruh warga untuk tetap bersatu dan mendukung upaya bersama dalam menciptakan Yalimo yang aman dan sejahtera,” pungkasnya.

Kapolda Kalsel Serahkan Hewan Sapi dan Kerahkan 860 Personel Pengamanan Haul ke-5 Guru Zuhdi

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyerahkan hewan sapi dalam rangka memperingati Haul ke-5 KH. Ahmad Zuhdiannor atau yang dikenal sebagai Guru Zuhdi.

Hewan sapi yang diserahkan Kapolda Kalsel didampingi Dir Intelkam Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H., Kabid Propam Kombes Pol Drs. Djaka Suprihanta, S.H., M.Hum., dan Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. tersebut diterima langsung oleh KH. Muhammad As’aduddin atau Guru As’ad, selaku adik kandung almarhum Guru Zuhdi di Halaman Kubah Makam Guru Zuhdi, Masjid Jami Banjarmasin, Jumat (21/2/2025).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, dalam keterangan Kapolda Kalsel menyampaikan penyerahan sapi ini merupakan bentuk kebersamaan Polda Kalsel bersama Jajaran kepada Tokoh-tokoh Ulama yang ada di Kalimantan Selatan.

Selain itu penyerahan sapi untuk Haul Guru Zuhdi ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan penghormatan terhadap jasa-jasa Guru Zuhdi, seorang ulama kharismatik yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

“Ada satu ekor sapi jenis limousine yang diserahkan pada hari ini, dan dalam kegiatan keagamaan ini, Polda Kalsel juga mengerahkan 860 personel untuk mengamankan pelaksanaan Haul Guru Zuhdi ke-5,” ucap Kapolda Kalsel.

Ratusan personel pengamanan Haul ke-5 Guru Zuhdi rencananya akan digelar pada 25 Februari 2025 di Kubah Makam Guru Zuhdi, Masjid Jami, Banjarmasin.

Kapolda menjelaskan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk memastikan acara berlangsung dengan lancar dan tertib. “860 personel yang dikerahkan dari Polda Kalsel dan akan dibantu juga oleh anggota TNI, Satpol PP, dan relawan,” ujarnya.

Selain pengamanan, Polda Kalsel juga menyiapkan sejumlah skenario antisipasi, termasuk pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi acara. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan dan memastikan kelancaran arus kendaraan.

“Polda Kalsel dan jajaran tidak hanya mengerahkan personel pengamanan, namun juga melakukan rekayasa lalu lintas tentunya dengan lebih dahulu melaksanakan sosialisasi terhadap masyarakat sebelum dilakukan rekayasa lalu lintas,” terang Kapolda Kalsel.

Kapolda dalam kesempatan ini juga menghimbau masyarakat para jemaah Haul Guru Zuhdi agar melaksanakan kegiatan dengan tertib, aman, dan nyaman, sehingga pelaksanaan Haul dapat berjalan dengan lancar.

Guru As’ad, selaku perwakilan keluarga Guru Zuhdi, mengucapkan terimakasih atas kepedulian Kapolda Kalsel dan seluruh jajaran kepolisian. “Hewan sapi ini sangat berarti bagi kami dan akan digunakan untuk kepentingan acara haul, mudah-mudahan ini menjadi keberkahan bagi mereka, dan mudah-mudahan Allah SWT selalu melindungi kita dalam menjalankan semua tugas kita,” ucapnya.

Beliau menambahkan, mudah-mudahan kita semua dalam keadaan selamat dunia dan akhirat. “Sekali lagi, ulun mewakili keluarga Guru Zuhdi dan masyarakat sekitar mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Kalsel dan jajaran diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas untuk masyarakat,” harap Guru As’ad.

Haul ke-5 Guru Zuhdi yang akan berlangsung pada 25 Februari 2025 diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk mengenang jasa dan perjuangan Guru Zuhdi dalam bidang keagamaan.

Guru Zuhdi, yang wafat pada tahun 2020, dikenal sebagai ulama yang gigih dalam berdakwah dan membina umat. Peringatan haul tahun ini menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan dan keteladanan beliau dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis di Kalimantan Selatan.

Casis SIPSS M Rafli Akbar, Paskibraka Asian Games yang Piawai IT

SEMARANG – Muhammad Rafli Akbar (23) lolos seleksi tahap 1 Calon Siswa (Casis) Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2025, Kamis (20/2/2025). Rafli yang piawai di bidang Informatika dan Teknologi (IT), berangkat dari prestasi mentereng anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Rafli tercatat sebagai Paskibraka Provinsi Banten tahun 2017 dan Paskibraka Opening Closing Asian Games 2018. Rafli adalah sarjana lulusan Jurusan Teknologi dan Informatika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2022.

“Selepas lulus kuliah, ada beberapa pekerjaan yang saya lakoni, termasuk jasa pembuatan web. Saat itu, saya melihat di media online ada pendaftaran SIPSS 2025. Kemudian, saya mendapat informasi bahwa ada jurusan yang masuk dalam SPISS 2025, yakni Teknik informatika,” kata Rafli saat ditemui di Gedung Werving Hoegeng.

Berangkat dari situlah, Rafli mendaftar di tingkat daerah dan lolos seleksi untuk kemudian berjuang bersama ratusan casis lain dari seluruh Indonesia untuk seleksi tingkat pusat.

Dia menyebut termotivasi untuk menjadi polisi siber, sesuai keahliannya. Dia resah dengan adanya perjudian di dunia maya, meski berulangkali diungkap Polri, ternyata kejahatan itu tak sepenuhnya selesai.

“Sebab itu, saya ingin jadi abdi negara melalui institusi Polri, untuk berantas judi online dengan kemampuan ITE yang saya miliki,” lanjut dia.

Dia menyebut, dukungan orangtua dan keluarga besar dan niat tulusnya mengabdi, bisa mengantarkannya lolos menjadi perwira polisi. Tentu saja, berbekal kemampuan dan berusaha keras.

“Saya berharap bisa lolos menjadi anggota Polri,” kata dia.

Diketahui, di tingkat pusat SIPSS kali ini, pada Jumat 14 Februari 2025, ada 210 Casis SIPSS yang lolos di tingkat daerah kemudian berjuang di tingkat pusat, lokasinya di Akademi Kepolisian (Akpol), Kota Semarang. Pada Rabu ini, ada eliminasi tahap 1, di mana ada 7 Casis yang tidak bisa melanjutkan.

“Total ada 7 siswa yang hari ini diputuskan berdasar sidang pemulangan tahap 1, tidak memenuhi syarat (TMS). Untuk TMS Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) ada 6 orang, terdiri 5 pria dan 1 wanita dan ada yang TMS Uji Kesamaptaan Jasmani 1 orang pria, totalnya 7 orang yang pulang hari ini,” kata Kasubbagrim Bagdiapers Rodalmpers SSDM Polri AKBP Adi Dharma Pramudita saat dihubungi via telepon, Rabu.

SIPSS merupakan jalur pendidikan khusus bagi lulusan D4, S1 maupun S2 untuk menjadi Perwira Pertama (Pama) Polri. Mereka akan melakukan serangkaian seleksi hingga 28 Februari 2025 merupakan Sidang Kelulusan Akhir dan Penyerahan ke Gubernur Akpol Lemdiklat Polri.

Polri Raih Juara I Kategori Booth Terfavorit di Kampung Hukum 2025 Mahkamah Agung

Jakarta. Polri berhasil menyabet ranking pertama kategori booth terfavorit di pameran Kampung Hukum 2025 yang diselenggarakan Mahkamah Agung.

Booth milik Polri ini mampu meraup total pengunjung hingga lebih dari 1.196 orang selama dua hari, 18-18 Februari 2025.

“Penghargaan Juara I Kategori Booth Terfavorit pada Pameran Kampung Hukum yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung RI ini merupakan komitmen Bapak Kapolri mewujudkan Polri yang Presisi dan merupakan hasil karya inovasi dari anggota Polri dalam mewujudkan pelayanan yang profesional dan transparan kepada masyarakat ,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, Rabu (19/2/2025).

Pada tahun ini, Polri diwakili oleh lima satuan kerja yaitu Korlantas Polri, Divhumas Polri, Divpropam Polri, Divkum Polri, dan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Seluruhnya melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait berbagai inovasi dan layanan yang dimiliki Polri untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Sosialisasi yang dikemas dalam permainan dan game seru menjadikan booth Polri dari hari pertama sampai terakhir pameran tidak pernah sepi pengunjung,” kata Kadiv Humas.

Selain itu, Polri juga menghadirkan pelayanan SIM keliling, di mana pengunjung dapat memperpanjang SIM A dan C.

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada panitia yang terlibat dan rasa bangga tentunya menyertai capaian ini. Penghargaan ini seyogyanya menjadi motivasi kami bagi kami semua untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kadiv Humas.