Polres Balangan Gelar Pelatihan Bioflok kepada Para Polisi Penggerak Pertanian.

Polres Balangan, Polda Kalsel – Polres Balangan menggelar pelatihan ‘Polisi Penggerak Ketahanan Pangan’ dengan materi Pelatihan budidaya ikan sistem Bioflok.

Kegiatan ini diikuti oleh para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek dan Para Bhabinkamtibmas Polres Balangan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas sebavai polisi penggerak ketahanan pangan.

Pelatihan yang menghadirkan narasumber dari Papuyu Farm selaku pembudidaya ikan yang sukses dikalimantan selatan dengan sistem bioflok ini di gelar pada hari senin (9/12/2024).

“Polri bukan hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam stabilitas ekonomi dan sosial melalui ketahanan pangan,” ujar Kasat Intelkam Polres Balangan Iptu Paisal Kadafi yang menginisiasi Kegiatan ini di Polres Balangan.

Program ini dirancang sebagai pembekalan bagi para peserta khususnya para Bhabinkamtibmas yang akan diturunkan ke masyarakat dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan dan bisa juga digunakan untuk diri sendiri dalam program pekarangan pangan bergizi, yakni optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan.

Dalam pelaksanaannya, polisi tidak bertindak sebagai petani, melainkan sebagai fasilitator yang mendorong masyarakat untuk secara aktif terlibat dalam program ini, Jelas Iptu Paisal Kadafi.

Pelatihan ini juga menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung terciptanya masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berdaya melalui pendekatan inovatif ketahanan pangan.

“Program ini adalah kontribusi nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap keberlanjutan program ini dapat memberdayakan masyarakat secara mandiri,” tutur Paisal.

Beberapa materi yang disampaikan dalam pelatihan ini meliputi pemahaman Bioflok, Bagaimanan Pamanfaatan lahan, bagaimana membuat media bioflok, bagaimana pola pemberian pakan dan Bagaimana pelaksanaan Panen serta trik dalam penjualan hasil, yang mana mana banyak dikeluhkan oleh petani saat ini.

Kegiatan berakhir dengan peninjauan rencana pembuatan Pekarangan Pangan Bergizi Polres Balangan dengan Metode Perikanan sistem Bioflok yang di siapkan di belakang Kantor Polres Balangan.

Hadiri Hakordia, Kapolri Apresiasi Peluncuran 2 Buku Antikorupsi

Jakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara peluncuran buku pendidikan antikorupsi yang disusun oleh Satgassus Pencegahan Tipikor Polri. Kegiatan itu dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia).

Dalam acara tersebut, diluncurkan dua buku. Yang pertama berjudul ‘Pendidikan Antikorupsi Transdisiplin’. Buku ini ditulis berbagai tokoh yang berpengalaman dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi.

Para penulis buku tersebut ialah mantan Pimpinan KPK Bambang Widjojanto (BW), mantan Penyidik KPK yang kini ASN Polri Novel Baswedan, mantan Koordinator Indonesia Corruption Watch Adnan Topan Husodo, mantan Pimpinan KPK Busyro Muqoddas, mantan Direktur KPK Giri Supradiono, Ketua Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Herry Muryanto, Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, akademisi UI Gandjar Laksamana Boanprapta, ahli hukum tata negara Bivitri Susanti, Sekretaris TII Danang Widoyoko dkk.

Buku berikutnya yang diluncurkan ialah ‘Buku Orang Baik Belajar Antikorupsi (BOBA)’. Buku tersebut merupakan hasil kolaborasi Satgassus Pencegahan Tipikor dengan Universitas Islam Indonesia (UII).

Kapolri mengatakan, dua buku tersebut tak dipungkiri juga mengulas kritik terhadap institusinya. Sebab, berbagai aktivis dan akademisi turut memberikan karyanya mengenai anti korupsi dalam buku tersebut.

“Pada saat itu, dalam rapat kita sepakat itu kita berikan ruang yang seluas-luasnya, sehingga kemudian ya memang apa yang ditulis di buku ini kalau kita baca isinya pedes gitu,” ungkap Kapolri.

Menurut Kapolri, segala kritik harus dijadikan sebagai cara bebenah menjadi yang lebih baik lagi agar bisa maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Karena memang itu ya hal-hal yang kita lalui misalnya, termasuk di dalamnya perilaku birokrat, ada juga di dalamnya institusi Polri, itu memang satu hal yang harus kita perbaiki, kita evaluasi,” jelas Kapolri.

Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri Tanam Padi Serentak, Cetak 10 Ribu Hektare Sawah

BLORA— Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri melakukan penanaman padi serentak di Desa Kentong, Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah, Senin (9/12).

Wakil Ketua Pelaksana Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri Irjen Edy Murbowo mengatakan, selain di Blora, penanaman padi juga dilakukan serentak di 26 Kabupaten dan 7 Provinsi.

“Gerakan tanam padi serentak seluas 10.000 Ha di 26 Kabupaten dan 7 Provinsi. Secara luring dan daring,” kata Irjen Edy Murbowo.

Acara penanaman serentak itu turut dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan forkopimda Kabupaten Blora.

Ketua Gugus Tugas Ketahanan Polri Komjen Dedy Prasetyo sebelumnya menekankan bahwa apa yang dilakukan Polri sebagai bentuk aksi nyata mendukung ketahanan pangan sesuai dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pelaksanaanya, Polri melibatkan peran serta masyarakat antara lain 2.874 relawan, 710 kelompok Wanita tani, dan 3.863 kelompok tani di seluruh Indonesia. Adapun penanaman bakal dilakukan di 7.471 titik.

“Hasil panen akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan program makan gratis bergizi,” jelas Komjen Dedy Prasetyo.

Selain menanam tanaman untuk dikonsumsi, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri juga
menyiapkan pengadaan perikanan dan peternakan di lahan seluas masing-masing 148,3 hektar dan 59,9 hektar.

Demi mempercepat akselerasi ketahanan pangan, Polri juga membuka rekrutmen Bintara dengan kompetensi khusus (Bakomsus) lulusan pertanian, perikanan, peternakan, gizi dan Kesehatan.

Direktorat Polairud Polda Kalsel Gelar Syukuran Hari Jadi ke-74

Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 yang berlangsung khidmat di Gedung Candra, Banjarmasin, Senin (9/12/2024).

Kegiatan syukuran dihadiri oleh Kapolda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, Kasatwil Jajaran Polda Kalsel dan Ketua Bhayangkari Cabang se Daerah Kalsel.

Selain itu hadir juga Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Kabinda Kalsel, Kepala BNNP Kalsel, Kepala Basarnas Banjarmasin, Kepala Bidang Pelayanan Dishub Provinsi Kalsel, Dansat POM Lanud Syamsuddin Noor, Kepala Bea Cukai Banjarmasin.

Acara syukuran HUT Polairud ini juga diisi dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, penyematan brivet Bhayangkara Bahari Kehormatan kepada Kapolda, Wakapolda, dan Irwasda Polda Kalsel, penampilan video dokumentasi kegiatan operasional Polairud selama setahun terakhir. Selain itu, sejumlah penghargaan turut diberikan kepada personel Polairud dan masyarakat yang berprestasi.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. memgatakan dalam keterangan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., berharap kedepannya Polair semakin jaya, semakin profesional dalam melaksanakan amanah Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam rangka menjaga situasi di Provinsi Kalimantan Selatan.

Beliau menerangkan kekuatan personil Polairud berdasarkan data saat ini memang masih jauh dari jumlah yang semestinya. Namun, dengan keterbatasan jumlah personil, Polairud Polda Kalsel tetap harus memberdayakan sumber daya yang ada agar dapat melayani masyarakat.

Beberapa gangguan kamtibmas di perairan yang ditangani oleh Polairud Polda Kalsel yakni, Perompakan dilaut, Pencurian sumber daya laut, dan lain sebagainya.

Kapolda meminta kepada Jajaran Polairud Polda Kalsel untuk terus meningkatkan profesionalisme nya dengan selalu belajar dan berlatih.

Terkait situasi kondisi cuaca yang saat ini telah memasuki musim penghujan, Polda Kalsel khususnya Direktorat Polairud telah menyiapkan personil dan sarana prasarana untuk mengantisipasi bilamana terjadi bencana banjir.

Sementara itu Direktur Polairud Polda Kalsel Kombes Pol Dr. Andi Adnan Syafruddin, S.H., S.I.K., M.M., mengatakan sesuai tema HUT ke-74, salah satu tugas pokok Polairud adalah menjaga situasi kamtibmas yang kondusif diwilayah perairan.

“Tentunya kita akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk bersama-sama menjaga sumber daya kelautan. Tentunya yang di kedepankan adalah tindakan preventif dan preemtif, bilamana hal itu kurang optimal baru akan dilakukan tindakan represif,” pungkas Dir Polairud.

Untuk kasus illegal fishing, ia menerangkan telah ada beberapa kasus yang telah ditangani, dengan modus operandi sentrum ikan maupun menggunakan racun ikan.

“Kedepannya, kita akan tingkatkan dulu kegiatan edukasinya preventif dan preemtif, bila tindak pidana masih terjadi baru kita lakukan tindakan represif,” terangnya.

Terkait cuaca buruk yang terjadi saat ini, berdasarkan informasi dari BMKG, kemungkinan besar negara kita akan mengalami cuaca buruk hingga bulan April 2025. Hal itupun sudah diantisipasi oleh Direktorat Polairud Polda Kalsel dengan melakukan koordinasi bersama BMKG untuk menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat khusus para pengguna transportasi laut agar dapat berhati-hati.

“Apabila terjadi bencana alam di perairan Kalimantan Selatan, Direktorat Polairud yang telah berkoordinasi dengan KPLP dan Basarnas akan memberikan pertolongan kepada masyarakat,” tutup Dir Polairud Polda Kalsel Kombes Pol Andi Adnan Syafruddin.

Jelang Nataru Polres Balangan Monitoring Ketersedian dan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Mingguan Halong.

Polres Balangan, Polda Kalsel – Polres Balangan melalui Polsek jajarannya melakukan patroli rutin ke sejumlah pasar tradisional guna memonitoring harga barang kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan tahun baru.

Seperti yang dilakukan anggota Polsek Halong ketika mengunjungi pasar tradisional mingguan di Kecamatan Halong pada Minggu (8/12) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Halong mencatat dan membandingkan harga sembako seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur.

Mereka juga berinteraksi dengan pedagang dan pembeli untuk menyerap aspirasi serta keluhan terkait stabilitas harga barang kebutuhan pokok.

Kasi Humas Polres Balangan Iptu Eko Budi Mulyono menyampaikan pemantauan ini sangat penting untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok. Apalagi saat ini dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2025.

“Kami memantau harga kebutuhan pokok, seperti cabai, bawang merah, dan tomat hingga beras. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga daya beli masyarakat,” kata Iptu Eko dalam keterangannya.

Iman memastikan stok kebutuhan pokok di Kecamatan Halong mencukupi. Ia pun meminta masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan.

“Menurut penyampaian beberapa pedagang pasokan barang tetap tersedia, meski terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas,” pungkasnya.

Ikuti Kejuaraan Terbuka Quang Ninh Vietnam, Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri Raih 8 Emas

Tim Taekwondo Garuda Bhayangkara (Garbha) Presisi Polri kembali menambah koleksi medali di Kejuaraan Taekwondo Polisi Terbuka 2024 di Quang Ninh, Vietnam hari kedua. Secara keseluruhan tim Taekwondo Garuda Garbha Presisi Polri memperoleh 8 medali emas, 6 perak dan 4 perunggu.

Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo yang juga ketua Harian Komite Olahraga Polri (KOP) menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas capaian Tim Taekwondo Garuda Garbha Presisi Polri.

“Apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi para Atlet di Vietnam. Mereka tidak hanya membawa nama baik Polri tapi juga mengharumkan nama Indonesia lewat hasil kerja keras mereka,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Dalam Kejuaraan ini tim Taekwondo Garuda Garbha Presisi Polri menurunkan 21 atlet. Para atlet bertanding di International Convention Centre Royal Halong Bay, Quang Ninh Vietnam sejak pukul 08.00 pagi hingga 16.00 sore waktu setempat.

Sekjen persatuan Taekwondo Garuda Garbha Presisi Polri, Kombes Pol Andi Herindra mengatakan di hari pertama, para atlet sudah mengoleksi total 16 medali.

“Di hari pertama, anak-anak sudah meraih 7 medali emas, 5 perak dan 4 perunggu dari kategori Pomsae dan Kyurugi, “ujar Kombes Pol Andi Herindra.

Kombes Pol Andi menambahkan di hari kedua, tim berhasil menambah satu medali emas dan satu medali perak.

Kejuaraan Terbuka Quang Ninh Vietnam diikuti tim Kepolisian dari 19 negara, Kanada, China Taipei, India, Indonesia, Korea, Monggolia, Oman, Singapura, Tunisia, Vietnam, Sri Lanka, Filipina, Nepal, Malaysia, Iran, Hongkong, Kamboja, China dan Bangladesh.

Trauma Healing Polri di SDN Sukapanjang: Memulihkan Semangat Anak-Anak Terdampak Longsor

Sukabumi – Tim Trauma Healing Psikologi SSDM Polri bersama Tim Psikologi Polda Jawa Barat menggelar kegiatan trauma healing untuk anak-anak SDN Sukapanjang yang terdampak bencana tanah longsor di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini berlangsung di tenda Posko Kampung Cihonje RT 01 RW 02 dan diikuti oleh 250 siswa.

Dipimpin langsung oleh Kompol Heri Yulianto, S.Psi., M.Psi., tim ini bertujuan memberikan rasa aman, nyaman, dan semangat baru kepada anak-anak yang mengalami trauma pascabencana. Dalam kegiatan tersebut, tim mengemas sesi trauma healing secara interaktif, menyenangkan, dan penuh kehangatan.

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi bencana. Kami ingin memastikan anak-anak tetap merasa aman, tenang, dan kembali bersemangat menjalani hari-harinya meskipun mereka menghadapi situasi sulit,” ujar Kompol Heri Yulianto.

Beragam aktivitas menarik dilakukan, di antaranya:

  1. Sesi Interaktif: Anak-anak diajak bermain, bernyanyi, dan berinteraksi langsung dengan tim psikologi untuk menciptakan suasana yang menyenangkan.
  2. Kuis dan Hadiah: Sesi tanya jawab ringan dengan pembagian hadiah seperti biskuit dan susu, yang disambut antusias oleh anak-anak.
  3. Doa Bersama: Anak-anak diajak bersholawat dan berdoa untuk keselamatan, kesehatan, serta pemulihan daerah terdampak bencana.

Selain itu, tim juga memberikan pendampingan psikologis untuk membantu anak-anak memahami dan mengelola rasa takut serta kesedihan yang mereka alami.

“Anak-anak adalah harapan bangsa. Melalui trauma healing ini, kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian dan selalu ada yang peduli. Semoga kegiatan ini mampu memberikan dampak positif untuk mental dan psikologis mereka,” tambah Kompol Heri Yulianto.

Kegiatan ini melibatkan dua tim dari SSDM Polri dan Polda Jabar yang terdiri dari tenaga psikolog profesional, di antaranya:

Tim SSDM Polri: Kompol Heri Yulianto, IPDA Faneza Raga Galdana, IPDA Amelia Mega Kartika, IPDA Juju Subadru, Pengatur I Safitri Endah Gita Lestari, dan Bripda Adam Ahdiayat Fidiastanto.

Tim Polda Jabar: AKP Nanang Ridwan, IPDA Asep Suryana, Bripda M. Rizki Rizaldi, dan Bripda Arie Fitria Ramdani.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata peran Polri dalam membantu masyarakat tidak hanya dari aspek keamanan, tetapi juga dari sisi psikososial. Masyarakat sekitar pun mengapresiasi upaya yang dilakukan untuk memulihkan kondisi anak-anak pascabencana.

Tim Taekwondo Polri Sabet 7 Emas di Kejuaraan Terbuka Quang Ninh Vietnam

Tim Taekwondo Garuda Bhayangkara (Garbha) Presisi mendapatkan 7 medali emas, 5 perak dan 4 perunggu di ajang Kejuaraan Taekwondo Polisi Terbuka 2024 di Quang Ninh, Vietnam. Kejuaraan ini diikuti oleh tim kepolisian dari 19 negara.

Sekjen Persatuan Taekwondo Garbha Presisi Kombes Andi Herindra mengatakan kemarin (6 Desember 2024) timnya yang terdiri dari 21 atlet taekwondo berlaga di di International Convention Centre Royal Halong Bay, Quang Ninh Vietnam. Mereka mengikuti pertandingan yang digelar sejak pukul 08.00 pagi hingga 16.00 sore Waktu setempat.

“Untuk kategori Pomsae dan Kategori Kyurugi perolehan medali di hari pertama sebanyak 7 medali emas, 5 perak dan 4 perunggu,” kata Andi.

Andi menjelaskan 19 tim polisi yang menjadi peserta kejuaraan yakni Kanada, China Taipei, India, Indonesia, Korea, Monggolia, Oman, Singapore, Tunisia, Vietnam, Sri Lanka, Filipina, Nepal, Malaysia, Iran, Hongkong, Kamboja, China dan Bangladesh.

Sebelumnya, Senin (2/12), Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo melepas tim taekwondo Indonesia Garbha Presisi untuk bertanding ke Vietnam. Tim yang dilepas terdiri dari 30 personil Polri termasuk atlet dan ofisial.

Kepada mereka, Komjen Dedi berpesan agar bertanding dengan sportif dan membawa nama baik institusi juga negara.

“Sebagai bagian dari tim Polri, kalian akan membawa nama besar institusi kita ke pentas internasional di Vietnam. Ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang kebanggaan, kehormatan, dan tanggung jawab kita sebagai wakil bangsa Indonesia,” kata Komjen Dedi dalam keterangannya, Selasa (3/12).

“Kalian adalah perwakilan Polri yang akan menunjukkan semangat disiplin, sportivitas, dan keberanian kepada dunia,” ucap Komjen Dedi memberi semangat.

Kunjungi Diktuba di Sepolwan, Irwasum Polri Ingatkan Calon Polwan Terus Kembangkan Potensi

Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo memberikan pengarahan dan motivasi kepada siswa Sepolwan angkatan 56 jelang penutupan pendidikan Bintara tahun anggaran 2024 pada hari Jumat (06/12/2024).

Komjen Pol Dedi berpesan agar para siswa terus mengembangkan dan memperkuat potensi diri.

“Nanti kalau sudah selesai pendidikan dan menjadi polisi harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab. Harus terus memperkuat kompetensi serta potensi diri, adaptif dengan perkembangan zaman agar bersaing dengan Polisi laki-laki. Ingat tugas polisi adalah _to serve and to protect_,” pesan Komjen Pol Dedi Prasetyo.

40 siswa yang mengikuti pembekalan dan motivasi antusias mendengarkan arahan Irwasum Polri.

Komjen Pol Dedi Prasetyo juga mengajak dialog para siswa yang telah menjalani pendidikan sejak bulan Juli 2024. Salah satunya Nur Fatia Azzahra, siswa yang mengikuti pendidikan pembentukan Bintara lewat rekrutmen Bakomsus Disabilitas.

“Dari pendidikan yang kamu terima selama lima bulan ini, kamu tertarik ke Satker mana? “ Tanya Komjen Pol Dedi Prasetyo kepada Fatia.

Fatia yang memiliki keterbatasan pada tangan menyatakan minatnya pada bidang pembinaan Masyarakat.

Fatia adalah seorang Sarjana Psikologi dengan predikat Cum Laude. Ia merasa latar belakang pendidikan yang dimiliki mendukung minatnya di bidang pembinaan Masyarakat.

Polri pada tahun 2024 untuk pertama kali membuka rekrutmen Bintara dengan kompetensi khusus untuk kelompok disabilitas. Saat ini ada 37 siswa yang menjalani pendidikan, dua diantaranya wanita yakni Nur Fatia Azzahra dan Novita Fajrin.

Polri merupakan institusi kepolisian pertama di Asia dan ketiga di dunia yang membuka rekrutmen anggota Polri untuk kelompok disabilitas.

Kesempatan bagi penyandang disabilitas fisik untuk menjadi anggota Polri berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas serta Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2016 tentang Penerimaan Anggota Polri.

Selain membuka kesempatan bagi kelompok disabilitas, Polri juga berkomitmen memberikan ruang bagi Polisi Wanita untuk meningkatkan kemampuan dan mengisi posisi-posisi strategis di institusi Polri sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya.

Perhatian Polri terhadap kesetaraan gender juga diwujudkan melalui peningkatan kapasitas pendidikan bagi Polwan dengan pangkat Bintara untuk melanjutkan sekolah S1 di STIK.

Dalam kunjungan ke Sepolwan, Irwasum Polri didampingi Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Mulya Hasudungan Ritonga dan Kasepolwan Lemdiklat Polri Kombes Pol Ratna Setiawati.

Pendidikan Sepolwan angkatan 56 T.A. 2024 berlangsung sejak Juli dan akan ditutup pada 16 Desember 2024.

Polri Kawal kunjungan Wapres RI ke Sukabumi

Sukabumi, Jumat, 6 Desember 2024 – Aparat Kepolisian Republik Indonesia memastikan pengamanan maksimal selama kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di Kabupaten Sukabumi. Wapres hadir di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, untuk meninjau langsung korban bencana longsor akibat curah hujan yang tinggi.

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.IK., M.Si., MM., dengan dukungan dari berbagai satuan Polri, termasuk Direktorat Lalu Lintas, Direktorat Binmas, Brimob, serta Polres Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota.

Kapolda Jabar menyampaikan bahwa pengamanan ini bertujuan menjamin kelancaran rangkaian kegiatan sekaligus menjaga keamanan masyarakat di lokasi terdampak bencana. “Kami menurunkan personel gabungan untuk mengawal setiap tahapan kunjungan Wapres, mulai dari posko pengungsian hingga lokasi terdampak longsor. Situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda.

Rangkaian Pengamanan

Wakil Presiden tiba di posko pengungsian didampingi Kapolda Jabar dan rombongan. Personel kepolisian dikerahkan untuk mengatur jalur kedatangan dan memastikan pengamanan di area pengungsian.

Aparat mengawal rombongan Wapres menuju lokasi terdampak bencana menggunakan kendaraan roda dua. Pengawalan dilakukan dengan cermat mengingat medan yang sulit akibat longsor.

Selain pengawalan, kepolisian juga membantu pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi bencana untuk memastikan aksesibilitas bagi bantuan logistik dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, serta jajaran Forkopimda Jawa Barat dan Forkopimcam Cikembar.

Polri berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam penanganan bencana. Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

“Polri tidak hanya mengamankan kunjungan ini, tetapi juga mendampingi warga dalam proses pemulihan pascabencana,” tutup Kapolda Jabar.