Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kakorbinmas Baharkam Polri Semai Padi di Kulonprogo

Polri terus menunjukkan komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional. Kolaborasi dengan pihak terkait di daerah juga semakin ditingkatkan.

Kamis (31/10/2024) Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Polisi Edy Murbowo bersama dengan Penjabat Bupati Kulonprogo Srie Nurkyatsiwi menyemai benih padi bersama di Nglatek, Kelurahan Banaran, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kegiatan yang bertema “Semai Benih Padi Bangkitnya Petani Polri”

“Kegiatan ini menggambarkan komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional,” kata Irjen Polisi Edy Murbowo.

Langkah nyata untuk mendukung kemandirian pangan ini merupakan salah satu tindaklanjut Nota Kesepahaman atau MoU yang ditandatangani Kapolri dan Menteri Pertanian bulan April 2024 untuk memajukan ketahanan pangan menuju swasembada.

Irjen Edy mengungkapkan rasa syukurnya karena Polda DIY dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjalankan program ketahanan pangan.

“Program ini diharapkan dapat berlanjut dan didukung oleh pendamping konsultan untuk hasil yang lebih optimal. Bhabinkamtibmas juga perlu dibekali dengan pengetahuan di bidang ketahanan pangan untuk bisa mendorong generasi muda menjadi petani milenial,” kata Irjen Edy.

Ia juga berpesan kepada para Kapolres di Polda DIY untuk terus berkoordinasi dengan penjabat Bupati dan Kepala Dinas Pertanian jika ada lahan tidur yang bisa diberdayakan.

Dukungan nyata Polri juga terlihat di provinsi lain, seperti di Banten. Kementerian Pertanian sebelumnya memberikan bantuan berupa dua unit mesin combine harvester, 10 unit mesin handtractor, 64.875 kg benih jagung, dan 360 pak benih cabai.

Kakorbinmas menghimmbau agar pihak terkait memberikan masukan konstruktif serta bersama-sama melakukan pendataan terhadap lahan tidur, baik lahan berair maupun lahan kering, yang bisa dioptimalkan untuk mendukung program ketahanan pangan.

Semangat mendukung program ketahanan pangan nasional yang ditunjukkan Polda dan Polres jajaran di seluruh Indonesia sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang disampaikan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo.

“Ada 4 program yang harus dilaksanakan yaitu program pekarangan pangan bergizi, program pemanfaatan lahan produktif, program pengawasan distribusi dan rekrutmen anggota Polri dengan kompetensi pertanian, perikanan, perikanan, gizi dan kesehatan masyarakat,” imbuh Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Irjen Pol Dedi menambahkan kegiatan ini memiliki _multiplier effect_ yang bisa dirasakan Masyarakat yakni menyangkut masalah kesejahteraan masyarakat, mencukupi kekurangan pangan dan menurunkan angka pengangguran serta menurunkan angka kriminalitas.

Mengenal sosok Polisi Ayam Potong

Bambang Surya itulah namanya, merupakan salah satu anggota Polri yang bertugas di Polres Balangan yang melakukan pekerjaan sampingan sebagai peternak ayam potong.

Pria Kelahiran medan 50 tahun lalu ini sudah menggeluti usaha sampingan ternak ayam potong ini sejak tahun 2017 silam.

Peternakan ayam potong miliknya ini merupakan usaha kemitraan dengan salah satu perusahaan ayam potong yang ada dikalimantan selatan.

“Merawat ayam potong ini susah susah gampang” kisahnya pada kasi humas polres balangan saat diwawancarai. “merawatnya harus dengan penuh kasih sayang seperti merawat anak sendiri” tambahnya.

Pria berpangkat Inspektur Polisi Dua ini bertugas sebagai Kasat Tahti Polres Balangan. Pekerjaan sampingannya ini dikerjakan setelah berdinas dan menyelesaikan kesibukannya dalam menjaga dan merawat tahanan yang ada di Polres Balangan.

Dalam membantu merawat dan menjaga kandang ayamnya, Pria yang akrab di panggil Bambang ini juga mempekerjakan orang lain yang diambilnya dari warga sekitaran lokasi kandang ayamnya. Tak jarang Bambang langsung turun sendiri untuk memberi pakan pada ayamnya untun mengurangi biaya.

Tantangan dalam membesarkan ayam potong adalah ketika ada musim virus dan penyakit yang menyerang ayam yang mengakibatkan kematian pada ayam dan mengurangi hasil panen, Kata Bambang.

Bertani adalah Hobi Polisi ini, siapakah dia?

Seorang Polisi inspiratif, Paisal Kadafi selepas melaksanakan rutinitas kantornya selalu pergi ke kebun miliknya ia tidak pernah malu untuk mencangkul, mendorong traktor, ataupun mengangkat pupuk, karena menurutnya pangkat hanyalah titipan.

“Pangkat hanyalah titipan” ujarnya saat ditemui oleh kasi humas disela – sela kegiatannya dikebun sore Rabu (30/10/24). Dialah sosok Polisi petani berpangkat Inspektur Polisi Satu yang saat ini menjabat sebagai Kasat Intelkam Polres Balangan.

Iptu Paisal Kadafi S.H.,M.H. merupakan salah satu Polisi inspiratif yang patut di jadikan contoh dan teladan, ditengah kesibukannya dalam bertugas namun masih mampu menjalankan profesi yang disukainya sejak kecil, yakni menjadi petani.

Lahan pertanian yang berada di dekat rumahnya ditanami dengan tanaman Pangan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi, seperti singkong, terong, tomat, lombok, semangka dan lain-lain.

Selain Hasil dari perkebunan dijual sebagai penambah penghasilan, tak jarang dia juga membagikan ke tetangga ataupun teman seprofesi atau tamu yang bertandang ketempatnya secara cuma-cuma.

“ini tidak hanya sekedar hobby tapi juga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan yang di gelorakan oleh pemerintah”ungkapnya.

Waka Polda Kalsel berikan Doorprize ke Personil Polres Balangan

Polres Balangan, Polda Kalsel – Waka Polda Kalsel Brigjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan S.I.K, S.H., M.H. dalam lawatannya ke Kabupaten HSU, Tabalong, Balangan dan HST dalam acara Deklarasi Damai Pilkada 2024 menyempatkan menyapa dan memberikan arahan kepada Personil Polres Balangan, rabu (30/10/24)

Sebelumnya diketahui Waka Polda Kalsel melaksanakan kegiatan Deklarasi Pilkada Damai Kabupaten Balangan di Aula Mayang Maurai Komplek Garuda Maharam Balangan.

Di depan Personil Polres Balangan Waka Polda Menyampaikan agar seluruh personil meningkatkan ketakwaan terhadap tuhan YME, karena Ketakwaan terhadap Tuhan YME merupakan sumber dalam melaksanakan tugas dan kegiatan seorang manusia sebagai Mahluk Tuhan.

Kemudian Waka Polda Kalsel menitipkan agar selurih personil menjaga profesionalisme polri, yang mana profesionalime ini tidak hanya di ucapkan tapi dapat dilaksanakan dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas sehari-hari, dimana untuk meningkatkannya diantaranya dengan mengikuti pendidikan kedinasan dan pendidikan Pengembangan dan juga dengan cara mandiri melalui pendidikan perkuliahan maupun kursus yang diharapkan kedepannya mendukung dalam peningkatan kemampuan perorangan, karir serta pelaksanaan tugas kedepan.

Selain itu dengan perkembangan Teknologi saat ini memudahkan setiap orang dalam menggali informasi dan pengetahuan, maka dipersilahkan kepada anggota Polri memanfaatkan ini utk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuannya.

Dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan masyarakat seluruh personil agar berpedoman terhadap Perkap 7 tahun 2019, kurangi pelanggaran sekecil apapun yang nantinya akan berdampak terhadap institusi, serta seluruh personil bisa lebih sadar kamera karena saat ini semua orang bisa menjadi jurnalism netizen.

Jelang Pilkada serentak, walaupun Kabupaten Balangan cuma ada 1 pasangan calon atau melawan kotak kosong, tapi kita tidak boleh under estimate, untuk itu pelaksanaan Pengamanannya agar tetap mengikuti Renops Mantap Praja Intan 2024, Lanjut Waka Polda Kalsel.

Terakhir Waka Polda Kalsel mengajak seluruh personil Polres Balangan untuk menjaga nama baik institusi dengan cara berprestasi dari segala bidang baik prestasi yang berkaitan dengan tugas – tugas Polri maupun prestasi di bidang olahraga.

Penutup kegiatan Arahan Waka Polda Kalsel memberikan doorprize kepada personil yang mampu menjawab beberapa pertanyaan yang diberikan dan mengulangi apa yang disampaikan dalam arahan.

Ketua Dewan Pers Apresiasi Kinerja Humas Polri di Hari Jadi Ke-73 Humas Polri

Jakarta. Ketua Dewan Pers Dr. Ninik Rahayu, SH., MS mengingatkan bahwa Humas Polri yang memiliki fungsi utama harus selalu menyampaikan fakta kepada masyarakat. Selain itu, harus berkomitmen tidak menggunakan diksi-diksi konspiratif, berkomunikasi kepada publik dengan cara yang baik, bukan karena jabatan dan kedudukannya.

Ia menyampaikan, di usia ke-73, Humas Polri harus memperlihatkan adanya pergeseran dalam komunikasi bukan hanya membangun citra baik, namun yang penting adalah menyampaikan secara benar kepada masyarakat mengenai kinerja Polri.

“Kita tahu saat ini masyarakat secara mandiri sudah mencari tau seluk beluk kinerja kepolisian, ‘no viral justice’ istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi di mana keadilan tidak tercapai atau diproses melalui media sosial atau platform online, terutama ketika kasus-kasus kejahatan atau ketidakadilan mendapatkan perhatian luas di internet,” ujar Ketua Dewan Pers dalam diskusi di Sarasehan Syukuran Hari Jadi Humas Polri ke-73 di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/24).

Menurut Ketua Dewan Pers, komitmen Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho untuk menyampaikan kebenaran patut diapresiasi. Sebab, Humas harus membangun dampak positif pada tindakan lembaga dan bermuara pada kepentingan internal/koporasi/institusi.

“Hal ini menjadi kewajiban Humas Polri untuk menggugurkan dan menangani kasus hukum, memberikan klarifikasi, atau menanggapi isu-isu yang beredar di masyarakat,” jelasnya.

Diakui Ketua Dewan Pers, posisi Humas Polri dan jurnalis tak jauh berbeda. Perbedaan di antara keduanya hanya terkait keterbatasan objek semata.

Diketahui, Ketua Dewan Pers menjadi satu narasumber diskusi sarasehan yang diselenggarakan hari ini. Sarasehan itu juga dihadiri Rustika Herlambang selaku Staf Ahli Kapolri bidang Media Sosial, Irjen. Pol. (Purn) Drs. Sidarto
Danusubroto, S.H. sebagai Kadispen Polri Periode 1975-1976; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Nurfaizi sebagai Kadispen Polri Periode 1996-1997.

Kemudian, Irjen. Pol. (Purn) Drs. Saleh
Saaf sebagai Kadispen Polri
Periode 2000–2001 dan Kabahumas
Polri Periode 2002; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Didi Widayadi sebagai mantan Kapuspen
Polri Periode 2001; Irjen. Pol. (Purn) Drs. Basyir Ahmad Barmawi, M.Si sebagai Kadivhumas Polri Periode 2004.

Ada juga Irjen. Pol. (Purn) Drs. Sisno
Adiwinoto, M.M. sebagai
Kadivhumas Polri Periode 2006-2008; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Nanan
Soekarna sebagai Kadivhumas Polri Periode 2009-2010; Irjen. Pol. (Purn) Drs. Edward Aritonang, M.M. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2010. Lalu, Irjen Pol. (Purn) Drs.H. Iskandar Hasan, S.H., M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2010.

Selanjutnya, Komjen. Pol. (Purn) Drs. H.
Saud Usman Nasution, S.H., M.H., M.M.
Sebagai Kadivhumas Polri Periode 2011-20124 Komjen. Pol. (Purn) Drs. Anang
Iskandar, S.h., M.h. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2012; Komjen. Pol. (Purn) Drs.
Suhardi Alius, M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2012-2013.

Kemudian, Irjen. Pol. (Purn) Drs. Ronny
Franky Sompie, S.H., M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2013-2015; Irjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2015-2016; Komjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. Boy
Rafli Amar, M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2016-2017; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Setyo Wasisto, S.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2017-2018; dan Kapolda Riau Irjen. Pol. H. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.J., sebagai Kadivhumas Polri Periode 2018-2020; dan As Log Kapolri Irjen. Pol.
Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K.,
M.Si. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2020-2021.

Komjen. Pol. Boy Rafli Sebut Humas Polri Harus Terus Berinovasi

Jakarta. Mantan Kadiv Humas Polri Komjen. Pol. (Purn) Dr. Boy Rafli Amar, M.H. menyatakan bahwa memang inovasi harus dilakukan terus oleh jajaran Humas Polri. Sebab, berbagai tantangan ke depan akan semakin kompleks.

“Memang bekerja di humas ini merupakan sesuatu yang menarik tantangan tiap detik, kita harus dinamis dan tidak boleh berhenti berkreasi dan berinovasi itulah yang terjadi pada Divhumas Polri pada tahun 2017,” jelasnya saat mengusi diskusi di acara Sarasehan Syukuran Hari Jadi Humas Polri ke-73 di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/24).

Ia menjelaskan, Humas Polri sebagai pengemban fungsi utama di Kepolisian, harus menjaga kepercayaan publik.

Penyebaran konten-konten yang positif, ujar Komjen. Pol. Boy Rafli, harus dimasifkan oleh jajaran Humas Polri. Apalagi, telah ada Biro Multimedia yang berperan dalam hal itu.

Dengan konten-konten positif, ungkapnya, semua dunia bisa melihat bagaimana hal-hal baik dilakukan Polri demi melayani masyarakat. Kolaborasi dengan melibatkan masyarakat pun harus terus dilakukan.

“Humas mendapatkan kesempatan tersebut, sehingga SDM-nya harus dibekali, termasuk di dalam pendidikan, termasuk di SPN Sespimti, dan Setukpa,” ujarnya.

Dengan SDM yang sudah berkompeten, maka kerja-kerja personel Divisi Humas Polri dapat menjalankan tugas dengan public speaking yang baik. Sebab, saat ini fenomena masyarakat menjadi wartawan sudah menjadi hal lumrah.

“Dalam kehidupan bernegara yang berdemokrasi, kita di tuntut harus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” jelasnya.

Polri Dapat Kategori A dari Kemenpan RB Terkait Assessment Center SSDM

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) melakukan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2024 terhadap semua kementerian dan Lembaga negara, termasuk Polri. Menurut hasil PEKPPP, Polri melalui Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) mendapat kategori A.

Dari keterangan tertulis, Rabu (29/10/2024), Kemenpan RB memberikan niai kategori A pada Assessment Center yang dikelola SSDM Polri dengan Indeks Pelayanan Publik (IPP) 4,61. Merupakan kali kedua Assessment Center Polri mendapatkan predikat sebagai Pelayanan Prima (Kategori A) selama kurun waktu 2 tahun sejak 2023.

Kemenpan RB menjelaskan bobot untuk menentukan nilai IPP akan dikompositkan dengan capaian pelaksanaan kebijakan pelayanan publik lainnya yang harus dilakukan instansi, seperti: 1) pelaksanaan PEKPPP Mandiri; 2) pelaksanaan SKM, FKP, LAPOR, terhadap ULE yang ada di Instansi; 3) Pelaksanaan integrasi sistem informasi yang digunakan dalam pelayanan oleh instansi; 4) pelaksanaan penciptaan inovasi dan replikasi oleh instansi; dan 5) Capaian pelayanan publik lainnya.

Untuk diketahui Polri juga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia atau MURI terkait sistem pengelolaan sumber daya manusia melalui Assessment Center Polri yang dikelola Biro Pembinaan Karier (Ro Binkar) SSDM Polri. MURI memberikan tiga penghargaan pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ketiga penghargaan yang dimaksud adalah Rekor Pusat Asesmen Internal yang Bekerja Sama dengan Kementerian Terbanyak; Pusat Asesmen Internal dengan Asesi Terbanyak dalam Kurun Waktu 15 Tahun; dan Pusat Asesmen Internal dengan Pelatihan Asesor Terbanyak. Pemberian penghargaan ini berlangsung di Penutupan Rapat Koordinasi Pembina fungsi (Rakorbin) SDM dan PNS Polri di Hotel Borobudur, Rabu (16/10).

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kami. Kami berharap Assessment Center Polri dapat terus menjaga profesionalitas mutu pelayanan,” kata Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Kamis (17/10).

Kapolri Dapat Gelar Panglima Gagah Pasukan Polis Dari Kerajaan Malaysia

Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mendapat gelar Panglima Gagah Pasukan Polis (PGPP) dari Kerajaan Malaysia. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Raja Malaysia Kebawah Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda Yang Dipertuan Agong XVII Sultan Ibrahim Ibni Sultan Iskandar.

“Alhamdulillah saya menerima penganugerahan Panglima Gagah Pasukan Polis (PGPP) dari Kebawah Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda yang Di Pertuankan Agong ke-17 Sultan Ibrahim Ismail di Istana Negara Malaysia, Kuala Lumpur, Malaysia,” ungkap Jenderal Sigit dalam akun Instagram resminya, Rabu (30/10/24).

Penghargaan PGPP diberikan kepada Kapolri sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen kuat menjaga keamanan di kawasan kerja. Selain itu, guna memperkuat kerja sama berkelanjutan dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM).

“Semoga penghargaan ini dapat memotivasi seluruh personel untuk meningkatkan kinerja demi mewujudkan Polri yang semakin Presisi,” ujar Jenderal Sigit.

Sebagai informasi, sebelumnya terdapat mantan-mantan kapolri yang telah lebih dulu mendapatkan penghargaan serupa. Mereka adalah Jenderal (Purn) Dibyo Widodo, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, dan Jenderal (Purn) Tito Karnavian.

Kemudian, Raja Malaysia juga memberikan penghargaan yang sama kepada Kepala Kepolisian Nasional Filipina Jenderal Polisi Rommel Francisco Dayleg Marbil, selain Jenderal Sigit, hari ini. Sementara itu, 4 pejabat PDRM juga menerima penghargaan ini di antaranya Komisioner Polis Datuk Seri Khaw Kok Chin, Komisioner Polis Datuk Haji Samsudin bin Basir, Komisioner Polis Datuk TS Ahmad Ramdzan Bin Daud, Komisioner Polis Datuk Mohd Roze Bin Haji Shaari.

Irjen. Pol. Sandi Resmikan Pataka Humas Polri

Irjen. Pol. Sandi Resmikan Pataka Humas Polri

Jakarta. Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho meresmikan Pataka Humas Polri dalam peringatan syukuran Hari Jadi ke-73 Humas Polri, Rabu (30/10/24). Peringatan hari jadi tahun ini mengusung tema Humas Polri Presisi Menuju Indonesia Maju.

“Dengan semangat pataka Divisi Humas Polri Sahityadharma Narawata yang memiliki makna bahwa Divisi Humas Polri bertugas untuk menyampaikan kebaikan sebagai tanggung jawab moral untuk menguatkan citra institusi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tugas kepolisian,” jelas Kadiv Humas dalam sambutannya di The Tribrata, Jakarta Selatan.

Irjen. Pol. Sandi mengutarakan, pataka Divisi Humas Polri ini ada karena pondasi kokoh yang telah ditanam dari para Kadiv terdahulu.

“Kami para generasi penerus akan terus berkomitmen untuk meneruskan perjuangan para senior sekalian untuk menjaga marwah institusi dengan baik, sehingga terwujud Polri yang Presisi,” ungkap Kadiv.

Sebelumnya, dalam rangka Hari Jadi Humas Polri ke-73 ini, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengaku bahwa tantangan di era digital yang masih teknologi ini telah banyak dilewati. Namun, Humas Polri sebagai fungsi utama harus terus mengawal, menyertai, dan mengakhiri seluruh kegiatan kepolisian untuk meningkatkan citra serta memberikan informasi yang berkualitas serta pengabdian terbaik dalam menjaga keamanan juga ketertiban masyarakat, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.
 
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si mengucapkan selamat hari jadi ke-73 tahun Humas Polri,” ujar Kapolri.
 
Jenderal Sigit berharap, seluruh personel Humas Polri sebagai pengemban fungsi kehumasan dan agen cooling system yang bertugas untuk menjaga kehidupan, merawat peradaban, dan pejuang kemanusiaan selalu senantiasa menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI menuju Indonesia Emas 2045.

Diketahui, dalam syukuran Hari Jadi Divisi Humas Polri ini turut hadir Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, Rustika Herlambang selaku Staf Ahli Kapolri bidang Media Sosial, Irjen. Pol. (Purn) Drs. Sidarto
Danusubroto, S.H. sebagai Kadispen Polri Periode 1975-1976; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Nurfaizi sebagai Kadispen Polri Periode 1996-1997.

Kemudian, Irjen. Pol. (Purn) Drs. Saleh
Saaf sebagai Kadispen Polri
Periode 2000–2001 dan Kabahumas
Polri Periode 2002; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Didi Widayadi sebagai mantan Kapuspen
Polri Periode 2001; Irjen. Pol. (Purn) Drs. Basyir Ahmad Barmawi, M.Si sebagai Kadivhumas Polri Periode 2004.

Ada juga Irjen. Pol. (Purn) Drs. Sisno
Adiwinoto, M.M. sebagai
Kadivhumas Polri Periode 2006-2008; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Nanan
Soekarna sebagai Kadivhumas Polri Periode 2009-2010; Irjen. Pol. (Purn) Drs. Edward Aritonang, M.M. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2010. Lalu, Irjen Pol. (Purn) Drs.H. Iskandar Hasan, S.H., M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2010.

Selanjutnya, Komjen. Pol. (Purn) Drs. H.
Saud Usman Nasution, S.H., M.H., M.M.
Sebagai Kadivhumas Polri Periode 2011-20124 Komjen. Pol. (Purn) Drs. Anang
Iskandar, S.h., M.h. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2012; Komjen. Pol. (Purn) Drs.
Suhardi Alius, M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2012-2013.

Kemudian, Irjen. Pol. (Purn) Drs. Ronny
Franky Sompie, S.H., M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2013-2015; Irjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2015-2016; Komjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. Boy
Rafli Amar, M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2016-2017; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Setyo Wasisto, S.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2017-2018; dan Kapolda Riau Irjen. Pol. H. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.J., sebagai Kadivhumas Polri Periode 2018-2020; dan As Log Kapolri Irjen. Pol.
Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2020-2021.

Kapolri Respon cepat arahan Presiden

Respons Cepat Kapolri Laksanakan Arahan Presiden Prabowo

Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo merespons cepat arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung Asta Cita Presiden RI, berbagai program, dan kebijakan pemerintah lainnya. Arahan itu disampaikan pada hari pertama setelah mengikuti retreat Kabinet Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah.

Jenderal Sigit pun langsung mengumpulkan seluruh jajarannya di tingkat polda dan polres melalui video conference. Kepada jajaran, Kapolri menyampaikan langkah-langkah yang harus dilakukan seperti mencegah kebocoran keuangan negara.

Kemudian, Jenderal Sigit juga memerintahkan penegakan hukum yang tegas terhadap kasus-kasus yang menjadi perhatian pemerintah, seperti judi online, narkoba, dan penyelundupan. Lalu, memerintahkan jajarannya memberikan dukungan terhadap upaya swasembada pangan dengan melaksanakan berbagai program, termasuk rencana rekrutmen ahli pertanian dan ahli gizi sebagai personel Polri.

“Segera buat rencana jangka pendek, menengah, dan panjang,” ungkap Jenderal Sigit dalam video conference sebagaimana dikutip, Rabu (30/10/24).

Lebih lanjut disampaikan Jenderal Sigit, para pejabat Polri diminta untuk segera menyusun penjabaran dari program Presiden Prabowo. Kapolri pun memerintahkan penjabaran tersebut harus sudah dilaporkan pada 5 November 2024.

Menurut Jenderal Sigit, Polri telah mempersiapkan rencana kerja dalam 100 hari untuk mendukung program Presiden Prabowo. Asta Cita ini untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Visi pemerintahan menuju Indonesia Emas 2045 dapat disimpulkan dalam Asta Cita. Polri telah mempersiapkan program 100 Hari untuk mendukung Asta Cita yang ditetapkan pemerintah,” ungkap Jenderal Sigit.

Dalam penekanannya, Kapolri juga menyampaikan agar Posko Presisi didukung dengan Pejabat Utama terkait agar menyusun program jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengimplementasikan Asta Cita tersebut. Terlebih, Presiden RI mengatakan “Indonesia merdeka untuk jadi negara yang kuat dan terhormat serta disegani karena rakyatnya hidup sejahtera, dan berkontribusi positif pada kehidupan bangsa-bangsa”.