Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Gencarkan Sosialisasi Antikorupsi di Daerah-daerah

Dalam upaya memperkuat kesadaran antikorupsi hingga ke pelosok daerah, Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Pencegahan Korupsi Polri semakin gencar menggelar sosialisasi. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjadi tuan rumah bagi kegiatan edukatif yang melibatkan jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta perwakilan masyarakat. Sosialisasi ini terlaksana atas undangan Kepala Inspektorat Deli Serdang, Edwin Nasution, yang menyatakan keinginannya agar seluruh elemen di daerah tersebut memahami bahaya korupsi dan cara menghindarinya.

Acara sosialisasi antikorupsi tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Deli Serdang, Ir. Wiriya Alrahman. Dalam sambutannya, Wiriya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Kami tidak hanya ingin bicara soal integritas, tapi juga mewujudkannya melalui tindakan nyata,” tegasnya.

Dalam sosialisasi ini, Yudi Purnomo, anggota Satgassus yang dikenal sebagai mantan penyidik KPK, turut memberikan materi mendalam seputar pengertian korupsi, jenis-jenis perbuatan yang termasuk dalam kategori korupsi, serta kondisi terkini pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Pejabat OPD dan ASN harus memahami hukum dan menjalankan tugasnya sesuai aturan yang berlaku. Penolakan terhadap suap, gratifikasi, dan praktik merugikan negara adalah langkah awal yang wajib ditegakkan,” jelas Yudi.

Sementara itu, AKBP Juliani Prihartini, Ketua Satgas Saber Pungli Deli Serdang sekaligus Wakapolresta Deli Serdang, turut membagikan informasi tentang kegiatan Satgas Saber Pungli di daerah tersebut. Kehadiran Saber Pungli diharapkan mampu mencegah praktik pungutan liar yang kerap merugikan masyarakat.

Di akhir acara, Yudi menyampaikan komitmen Satgassus yang berada di bawah arahan Kapolri untuk mendukung upaya pencegahan korupsi hingga ke seluruh pelosok negeri.

“Kami siap hadir dan mendampingi daerah-daerah yang ingin menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih. Apa yang dilakukan Pemkab Deli Serdang hari ini adalah langkah nyata dalam menjaga integritas daerah,” ujar Yudi.

Dengan kegiatan ini, Satgassus Pencegahan Korupsi Polri berharap kesadaran antikorupsi tidak hanya menjadi slogan, namun menjadi budaya kerja di kalangan birokrasi hingga tingkat daerah.

Ketum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo Hibur Pengungsi Korban Erupsi Gunung Lewotobi

Jakarta. Ketua Umum (Ketum) Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo meninjau posko pengungsian bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Lewoingu Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (13/11/2024).

Ketum Bhayangkari ditemani dengan rombongan saat meninjau langsung posko pengungsian untuk korban bencana alam tersebut. 

Dalam kesempatan itu, Ketum Bhayangkari meninjau beberapa titik yang dijadikan tempat warga untuk berlindung, seperti tenda-tenda darurat yang telah disiapkan seluruh stakeholder terkait. 

Ia berinteraksi kepada seluruh warga yang terdampak bencana alam erupsi tersebut. Mulai dari, ibu-ibu, relawan, petugas terkait hingga anak-anak. 

Di setiap tempat, Ketum Bhayangkari selalu menyempatkan untuk menghibur anak-anak yang menjadi korban. Ia menyapa dan berusaha menyenangkan mereka. 

Bahkan, dalam satu momen, Ketum Bhayangkari menghampiri anak-anak yang sedang asik bermain dengan mainannya. Anak-anak pun terlihat tersenyum ketika diajak interaksi. 

Pada kesempatan itu, Ketum Bhayangkari juga memastikan telah tersedianya program Trauma Healing untuk anak-anak maupun orang tua.

Gelar Pengantar Purna Tugas, Kapolri Sebut Jenderal (HOR) Agus Andrianto Sosok yang Tegas

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Pengantar Purnia Tugas untuk Jenderal (HOR) Agus Andrianto, Komjen (Purn) Purwadi Arianto dan Komjen (Purn) Suntana serta Pengantar Tugas Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2014).

Acara dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan dihadiri oleh seluruh PJU Mabes Polri dan Kapolda se-Indonesia serta ribuan personel Polri. Tradisi pelepasan ini biasa dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada putera terbaik Korps Bhayangkara yang sudah purna tugas.

“Kita semua sudah tahu bagaimana kiprah dari beliau-beliau di dalam memberikan pengabdian terbaiknya terhadap institusi Polri,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya di Auditorium STIK/PTIK.

Jenderal Sigit mengetahui bagaimana sosok Agus Andrianto yang telah bekerjasama selama menjabat Wakapolri selama 1 tahun empat bulan. “Jadi Pak Agus Andrianto kita kenal sebagai sosok yang ceplas-ceplos apa adanya. Berani, tegas, jadi benar kalau tadi ada putrinya nyampaikan Bapak saya kelihatannya serem padahal hatinya baik,” kata Kapolri.

Selain itu Jenderal Sigit mengungkapkan banyak masa-masa sulit yang dilalui bersama-sama. Dimana institusi Polri tengah mengalami krisis kepercayaan dari masyarakat. Namun, dengan komitmen dan soliditas yang tinggi, bisa melewati masa tersebut dan pada 1 Juli 2024 lalu, Polri dari hasil survei Litbang Kompas mencatat naiknya citra positif terhadap Polri menjadi 73,1 persen.

“Dengan semangat bersama kita, kita saat itu berkomitmen untuk menjaga soliditas, memperkuat soliditas untuk bekerja keras, mengembalikan kepercayaan publik dan Alhamdulillah di 1 Juli yang lalu kita berada di angka 73 persen. Artinya kita bisa kembali di posisi nomor 3 kalau tidak salah,” pungkas Kapolri.

“Dan ini tentunya berkat kerja keras rekan-rekan semua. Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih dan kita berikan aplaus untuk kerja keras seluruh teman-teman,” tutup Kapolri.

Pada puncak acara, Kapolri mengantarkan Jenderal (HOR) Agus Andrianto dan Komjen (Purn) Purwadi Arianto keluar dari Auditorium untuk menjalani acara seremonial prosesi pedang pora yang diiringi oleh marching band.

Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk eks Wakapolri Agus Andrianto sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, mantan Kalemdiklat Polri Komjen Purwadi Arianto sebagai Wakil Menteri PAN-RB dan Komjen (Purn) Suntana sebagai Wakil Menteri Perhubungan dalam Kabinet Merah Putih.

Polri Amankan Tersangka Pengelola Situs Penyebar Video Porno Anak

JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan siber dengan menangkap seorang tersangka yang diduga mengelola situs penyebar konten pornografi anak. Dalam Konferensi Pers kali ini dihadiri oleh Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri beserta Penyidik, Komisioner KPAI, Kementerian PPPA, dan Kepala UPT Pusat PPA DKI Jakarta.

Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Kombes Pol. Dani Kustoni mengatakan bahwa “kami telah menetapkan satu orang sebagai tersangka, dengan inisial OS alias Anefcinta,” katanya.

Pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan tim Siber Polri yang mendeteksi aktivitas penyebaran video pornografi melalui situs beralamat bokep.cfd beserta 26 domain lain yang masih aktif. Setelah penelusuran, OS berhasil diringkus di kediamannya di Desa Mekarsari, Pangandaran, Jawa Barat.

Menurut Kombes Dani, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga honorer dan admin situs desa tersebut, diduga telah menjalankan operasional situs-situs pornografi sejak 2015. Situs yang dikelolanya berjumlah total 27 domain aktif dengan berbagai konten dewasa dan anak.

Modus operandi OS, kata Dani, meliputi pencarian video porno, pembangunan situs, dan pengelolaan konten secara mandiri. Dari penyelidikan lebih lanjut, tim menemukan bukti tambahan berupa catatan di laptop tersangka yang mengindikasikan OS pernah mengelola hingga 585 situs dengan konten pornografi.

Selain itu, tersangka OS diketahui mendapatkan penghasilan ratusan juta rupiah dari program AdSense Google dengan memanfaatkan jumlah pengunjung tinggi di situs-situs tersebut.

Barang bukti yang disita meliputi empat unit ponsel, satu CPU, satu laptop, dua harddisk eksternal, dua flashdisk, serta tiga akun surel. Berdasarkan hasil analisis forensik, OS menyimpan 123 video pornografi di ponsel, 3.064 video di laptop, dan telah mengunggah total 1.085 video di situs-situs miliknya.

Kombes Dani menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memberantas pornografi, terutama yang melibatkan anak, dengan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.

“Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk aktif menjaga keamanan digital. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi dari paparan konten yang merusak,” tuturnya.

Atas perbuatannya, OS dijerat dengan Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 ayat 1 UU ITE serta Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat 1 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp6 miliar.

Kapolri Resmi Lantik Komjen Ahmad Dofiri Sebagai Wakapolri yang baru

JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) baru saja menyelesaikan penyerahan jabatan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri dan pelantikan Wakil Kepala Polri (Wakapolri) yang dipimpin langsung oleh Kapolri. Dalam acara tersebut, resmi ditetapkan bahwa Komjen Pol. Dr. Ahmad Dofiri menduduki posisi Wakapolri, sementara jabatan Irwasum diamanahkan kepada Irjen Dedi Prasetyo.

“Baru saja dilaksanakan penyerahan jabatan Irwasum Polri dan pelantikan Bapak Wakapolri oleh Bapak Kapolri. Kemarin, kami sampaikan nama-namanya sudah di kantongi Pak Kapolri, langsung doa teman-teman terjawab, malamnya langsung dikeluarkan, dan hari ini sudah dilantik,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho.

Pelantikan ini adalah bagian dari serangkaian rotasi jabatan di tubuh Polri, yang mencakup sejumlah pejabat wilayah. Namun, beberapa penyerahan jabatan yang berkaitan dengan daerah yang saat ini tengah melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan ditunda hingga Pilkada usai. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas di daerah-daerah yang saat ini membutuhkan perhatian penuh.

“Posisi Irwasum secara de jure sudah digantikan oleh Bapak Dedi Prasetyo. Namun, pelantikannya akan menunggu bersama TR-TR lain atau pejabat lainnya setelah Pilkada selesai. Kemungkinan besar begitu,” tambah Irjen Sandi.

Polri memastikan bahwa proses transisi ini akan dilakukan dengan tertib dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, terutama untuk pejabat-pejabat yang wilayahnya sedang fokus pada Pilkada.

Dua Pucuk Pimpinan Polda Kalsel Berganti

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi di jajaran kepolisian tingkat daerah, termasuk di Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor 2517/XI/KEP./2024 tertanggal 11 November 2024, pucuk pimpinan Polda Kalsel resmi mengalami pergantian.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., pada hari Rabu (13/11/2024). Dalam surat telegram tersebut, Kapolri menunjuk Brigjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. untuk memimpin Polda Kalsel, menggantikan Kapolda Irjen Pol Winarto, S.H., M.H. yang telah bertugas selama 11 bulan.

Sementara itu Wakapolda Kalsel dijabat oleh Brigjen Pol Dr. Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi, S.H., S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Kalimantan Utara (Kaltara).

Irjen Pol Winarto yang sebelumnya memimpin Polda Kalsel telah dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam Penugasan Badan Intelijen Negara (BIN).

Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi pun menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan upacara serah terima jabatan (Sertijab) masih menunggu kepastian dari Mabes Polri.

Deklarasi Pilkada Damai, Polda Kalsel Ajak Buruh dan Ojek Online Jaga Situasi Kamtibmas Aman Dan Kondusif

Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Deklarasi Pilkada Damai 2024 bersama Aliansi Serikat Buruh dan Komunitas Ojek Online di Gedung Chandara, Banjarmasin, pada Selasa malam (12/11/2024). Acara ini bertujuan menciptakan situasi aman, damai, dan kondusif menjelang pelaksanaan Pilkada 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan.

Deklarasi yang dihadiri oleh ratusan perwakilan serikat buruh dan komunitas ojek online ini menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga kedamaian dan menolak segala bentuk kekerasan serta provokasi selama proses pemilihan berlangsung. Kegiatan ini diinisiasi Direktorat Intelkam Polda Kalsel sebagai upaya merangkul berbagai elemen masyarakat dalam mengawal pesta demokrasi secara damai.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam sambutan Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H. yang dibacakan Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas partisipasi dari serikat buruh dan komunitas ojek online, yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan berbagai lapisan masyarakat demi terciptanya Pilkada yang aman dan damai.

“Partisipasi semua pihak sangat kami hargai. Dukungan dari serikat buruh dan komunitas ojek online diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk ikut serta dalam menjaga situasi aman dan kondusif selama masa Pilkada,” ujarnya.

Deklarasi ini juga diisi dengan pembacaan ikrar komitmen Pilkada damai oleh perwakilan serikat buruh dan komunitas ojek online, yang diikuti oleh seluruh peserta.

Dengan adanya Deklarasi Pilkada Damai ini, diharapkan masyarakat Kalimantan Selatan semakin waspada terhadap potensi konflik dan menjaga keutuhan persatuan dalam menghadapi Pilkada 2024.

Polri: Pendaftar Rekrutmen Bakomsus Pangan Hingga Hari Kedua 2.953 Orang

Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri merilis total jumlah pendaftar bintara kompetensi khusus (bakomsus) bidang pertanian, peternakan, perikanan, gizi dan Kesehatan masyarakat. Hingga hari kedua pembukaan pendaftaran, total pendaftar mencapai 2.953 orang.

“Alhamdulillah rekrutmen ini direspons positif oleh masyarakat. Sampai hari kedua pembukaan pendaftaran 2.953 orang sudah mendaftar,” kata Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11/2024).

Irjen Dedi menjelaskan dari 2.953 pendaftar, 99 di antaranya sudah terverifikasi. Dan 2.854 pendaftar masih dalam tahap verifikasi.

Maksud dari terverifikasi adalah sudah mendaftar via online dan mendapatkan nomor registasi online. Dalam tahap ini pendaftar masih berstatus belum terverifikasi.

Setelah itu pendaftar diarahkan menuju polres atau polda setempat dengan membawa dokumen persyaratan. Di tahap ini berkas akan diverifikasi, termasuk data yang didaftarkan secara online.

Jika persyaratan sesuai, maka pendaftar berstatus terverifikasi dan mendapatkan nomor peserta ujian yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi bakomsus.

“Rinciannya sebagai berikut, yang sudah terverifikasi 72 pria, 27 Wanita. Lalu yang masih proses verifikasi 1.752 pria dan 1.102 Wanita,” ucap Irjen Dedi.

Berikut rincian pendaftar di masing-masing bidang kompetensi khusus hingga 12 November 2024 pukul 18.00 WIB:

Bakomsus  Pertanian:  1.420 orang ( 1.076 pria,  344 wanita)

– Sudah verifikasi:  51 orang ( 45 pria,  6 wanita)

– Belum verifikasi:  1.369 orang ( 1.031 pria,  338 wanita)

Bakomsus  Perikanan:  526 orang ( 371 pria, 155 wanita) :

– Sudah verifikasi : 23 orang (20 pria, 3 wanita)

– Belum verifikasi : 503 orang (351 pria, 152 wanita)

Bakomsus Peternakan : 455 orang ( 377 pria, 78 wanita) :

– Sudah verifikasi : 9 orang ( 7 pria, 2 wanita )

– Belum verifikasi : 446 orang ( 370 pria, 76 wanita)

Bakomsus Gizi : 290 orang (wanita) :

– Sudah verifikasi : 8 orang

– Belum verifikasi : 282 orang

Bakomsus Kesehatan Masyarakat : 262 orang (wanita) :

– Sudah verifikasi : 8 orang

– Belum verifikasi : 254 orang (W)

Untuk diketahui, batas akhir pendaftaran Bakomsus bidang Pangan, Gizi dan Kesehatan Masyarakat Polri berlangsung sejak 11 hingga 17 November 2024. Polri membuka kuota 600 bakomsus untuk lulusan SMK hingga S1. Informasi selengkapnya terkait pendaftaran dapat diakses di www.penerimaanpolri.go.id.

Antisipasi Judol, Kasi Propam Riksa HP Personil

Kasi Propam Polres Balangan Iptu Endar Susilo, bersama anggota melaksanakan kegiatan sidak ke Polsek Jajaran dalam rangka Gaktiblin dan antisipasi Judol dilingkungan Internal Polri, Selasa (12/11/2024)

Dalam kegiatan tersebut dilakukan Pemeriksaan sikap tampang, kelengkapan administrasi diri, pemeriksaan urine, serta handphone personil dari situs Judol.

Pada Polsek Batumandi ditemukan 4 personil yang tidak memenuhi sikap tampang dan tidak dapat menunjukan kelengkapan diri perorangan.

Kepada para pelanggar Iptu Endar Susilo memberikan tindakan disiplin berupa push up.

Menurut Iptu Endar Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Propam Polres Balangan untuk menjaga Kedisiplinan dan menghindarkan kegiatan anggota dari hal yang negatif.

Kapolri dan Mendikdasmen Sepakat Masalah Kedisiplinan Kedepankan Keadilan Restoratif

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri mengedepankan proses mediasi dan keadilan restoratif terkait permasalahan pendisiplinan yang berujung hukum.

Hal itu diungkapkan Kapolri usai menerima kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Selasa (12/11/2024). Ia menuturkan masalah dunia pendidikan, Polri memiliki sikap yang sama yakni bagaimana mempersiapkan generasi muda untuk Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, di dalamnya tentunya ada interaksi antara murid, guru, orang tua yang tentunya harus kita jaga dengan memberikan ruang yang lebih besar manakala terjadi permasalahan-permasalahan untuk bisa dilakukan hal-hal yang bersifat restoratif atau mediasi,” kata Jenderal Sigit dalam konferensi pers.

Pada audiensi tersebut juga dibahas mengenai ancaman-ancaman pada generasi muda seperti narkoba, judi online dan juga masalah kenakalan remaja lainnya seperti tawuran.

“Kita bersama-sama sepakat untuk melakukan kerjasama sehingga generasi muda kita betul-betul bisa kita persiapkan dengan baik dan beliau memberikan peran dan kerjasama terhadap Polri untuk bisa ikut di dalam pembinaan terkait dengan masalah-masalah yang berdampak terhadap Kamtibmas,” kata Jenderal Sigit.

Lebih lanjut, masalah pendidikan di Papua juga menjadi fokus utama. Dalam mendukung dunia pendidikan, Kapolri mengatakan bahwa Polri memiliki program di Papua yaitu Polisi Pi Ajar. Dengan pertemuan ini sambungnya, tentu dapat meningkatkan kemampuan bagi para anggota (Bhabinkamtibmas) dalam program polisi mengajar tersebut.

“Beliau (Mendikdasmen) juga memberikan ruang untuk skill kita bisa ditingkatkan. Sehingga kemudian program kita untuk Papua, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan juga tentunya kejahteraan masyarakat Papua melalui program-program pemerintah bisa berjalan dengan baik,” pungkas Kapolri.

Senada dengan Kapolri, Abdul Mu’ti mengakui bahwa memiliki kesepahaman dalam menciptakan suasana pendidikan di lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan ramah. Menurutnya, masalah kekerasan di lembaga pendidikan yang masih kerap terjadi bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

“Kami memiliki kesepahaman dengan Bapak Kapolri terkait dengan bagaimana berbagai persoalan kekerasan yang masih saja terjadi di lembaga pendidikan itu dapat diselesaikan dengan pendekatan kekeluargaan, pendekatan musyawarah atau bahasa hukumnya restoratif justice,” katanya.

Selain itu untuk masalah kedisiplinan murid, Polri dan Kementerian Dikdasmen memiliki gagasan untuk melaksanakan program Pramuka Bhayangkara. Hal ini menurut Abdul Mu’ti dapat meningkatkan kedisiplinan para murid.

“Karena kepanduan pramuka dan juga kepanduan yang lainnya ini juga kita perlukan untuk membentuk jiwa Bhayangkara dan juga sikap-sikap di kalangan para pelajar ini dengan kedisiplinan dan berbagai hal yang positif untuk masa depan mereka,” imbuhnya.

Ia menambahkan dari pertemuan ini akan dilanjutkan dengan nota kesepahaman alias MoU antara Polri dengan Kemendikdasmen. Diharapkan dengan kerjasama ini dapat menyelesaikan permasalah tidak hanya dari hilir namun juga dari hulu.