Polri Komitmen Jaga Perdamaian dan Pembangunan di Papua

Yalimo – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk terus menjaga perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat Papua melalui pendekatan humanis dan persuasif. Hal ini disampaikan oleh Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menanggapi berbagai isu negatif yang berkembang mengenai situasi di Papua.

Menurut Kombes Yusuf, Polri bersama TNI dan pemerintah daerah berfokus pada upaya mendukung pembangunan di Papua serta memastikan keselamatan masyarakat dari ancaman kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kerap mengganggu stabilitas keamanan.

“Kami hadir di Papua bukan untuk menciptakan konflik, tetapi untuk melindungi masyarakat. Pendekatan yang kami lakukan mengutamakan dialog, penyelesaian konflik secara damai, serta pemberdayaan masyarakat lokal. Polri bersama seluruh elemen bangsa terus berkomitmen untuk menghadirkan kedamaian di Tanah Papua,” ujar Kombes Yusuf dalam keterangan persnya, Rabu (23/1).

Dalam Operasi Damai Cartenz, Polri juga melibatkan berbagai program berbasis kemanusiaan seperti kegiatan trauma healing, pembagian alat tulis untuk anak-anak serta pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberian bantuan ekonomi. Program ini berhasil menjangkau berbagai pelosok Papua, termasuk wilayah terpencil yang selama ini sulit diakses.

“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir di setiap sudut Papua. Kami membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, mendengarkan keluh kesah mereka, dan berupaya menjadi jembatan solusi atas permasalahan yang ada,” tambahnya.

Selain itu, Polri juga menegaskan bahwa berbagai tuduhan miring terhadap institusi keamanan di Papua seringkali tidak mencerminkan realitas di lapangan. Kombes Yusuf menyebutkan bahwa aparat keamanan bekerja keras untuk melindungi masyarakat dari ancaman KKB, yang justru seringkali melakukan aksi kekerasan terhadap warga sipil, termasuk anak-anak dan tenaga pendidik.

“Selama ini banyak narasi yang tidak adil terhadap kami. Padahal, kami bertaruh nyawa demi menjaga masyarakat Papua dari ancaman kelompok bersenjata. Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban manipulasi narasi yang menyesatkan,” tegasnya.

Kombes Yusuf juga mengajak semua pihak, baik nasional maupun internasional, untuk mendukung upaya bersama dalam menciptakan kedamaian di Papua dengan cara yang konstruktif.

“Papua adalah bagian dari Indonesia, dan kami semua bertanggung jawab untuk memastikan masyarakat Papua bisa hidup dengan damai, aman, dan sejahtera. Mari bersama-sama membangun Papua dengan semangat persatuan dan kasih sayang,” pungkasnya.

Polri tetap optimis bahwa melalui pendekatan yang humanis, sinergi dengan masyarakat lokal, dan dukungan semua pihak, Papua akan terus berkembang menjadi wilayah yang aman, damai, dan sejahtera.

Tim K-9 Polda Jateng Berhasil Temukan Jenazah Bayi 5 Bulan yang Tertimbun Tanah Longsor

Jakarta. Tim K-9 Polda Jawa Tengah menemukan jenazah bayi berusia 5 bulan yang tertimbun akibat tanah longsor di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Bayi itu Bernama Abiyan. Tubuh Abiyan ditemukan dalam keadaan tertutup selendang, di bawah springbed yang tersangkut pohon bambu, dekat aliran air.

Paman Abiyan yang ikut dalam penggalian tersebut tidak mampu menahan tangis saat menyaksikan regu penolong menemukan Abiyan.

“Paman korban menangis histeris saat Abiyan ditemukan. Jenazah langsung dibawa ke posko induk,” ujar Agus Yusuf, anggota SAR Bumi Santri Pekalongan, Kamis (23/1/25).

Sementara ibu Abiyan, juga tewas dalam bencana tersebut. Sedangkan sang ayah, belum diketahui keberadaannya.

Hingga Kamis (23/1), proses pencarian korban longsor dan banjir bandang ini masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Mereka berharap dapat menemukan korban lain yang mungkin masih tertimbun.

Korban meninggal dunia longsor di Petungkriyono, Pekalongan, Jateng, terus bertambah. Hingga Rabu (22/1), jumlah korban longsor Pekalongan yang sudah ditemukan meninggal dunia berjumlah 21 orang, termasuk balita berusia 5 bulan. Sementara 5 orang masih dinyatakan dalam pencarian.

Polri Dirikan Dapur Lapangan dan Gelar Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Kebon Kosong

Jakarta Pusat – Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan 543 rumah di Gg. Lalar, RT 02/RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Polri melalui Polres Metro Jakarta Pusat mendirikan tiga dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan pangan para korban. Selain itu, tim dari SSDM Polri juga hadir memberikan trauma healing kepada warga terdampak, khususnya anak-anak yang sangat rentan terhadap dampak psikologis akibat bencana.

Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan komprehensif dalam membantu korban bencana.

“Dapur lapangan ini kami dirikan untuk memastikan kebutuhan pangan para korban tercukupi. Sementara itu, trauma healing yang dilakukan oleh tim dari SSDM Polri bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis para korban, terutama anak-anak, yang sangat membutuhkan pendampingan emosional dalam situasi seperti ini,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat meninjau lokasi pengungsian di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (22/01).

Tim SSDM Polri menggelar trauma healing dengan pendekatan khusus untuk anak-anak, seperti kegiatan bermain, menggambar, mendongeng, dan terapi kelompok. Kegiatan ini dirancang untuk menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga anak-anak dapat menyalurkan emosi mereka dan mengurangi rasa takut. Selain itu, tim juga memberikan sesi konseling kepada orang tua untuk memperkuat mental mereka dalam menghadapi musibah ini.

“Dampak bencana seperti ini tidak hanya merugikan secara fisik tetapi juga meninggalkan trauma yang mendalam. Kehadiran SSDM Polri di sini memastikan bahwa kebutuhan psikologis para korban juga mendapatkan perhatian serius,” tambah Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Sementara itu, tiga dapur lapangan yang didirikan oleh Polres Metro Jakarta Pusat terus menyediakan makanan bergizi bagi para pengungsi. Hingga saat ini, sekitar 400 warga terdampak telah ditampung di posko sementara di Polres Metro Jakarta Pusat, sementara tenda tambahan sedang dibangun di sekitar Kebon Kosong.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Dr. Susatyo Purnomo Condro, menyampaikan bahwa Polri terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan relawan untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi, seperti makanan, pakaian, dan layanan kesehatan, terpenuhi dengan baik.

“Kami memberikan perhatian khusus pada anak-anak, wanita, dan lansia di posko pengungsian. Bantuan logistik dan layanan kesehatan juga terus kami salurkan agar para pengungsi tetap dalam kondisi baik,” ujar Kombes Pol. Susatyo.

Komjen Pol. Dedi Prasetyo menutup dengan harapan bahwa upaya Polri, termasuk trauma healing yang dilakukan tim SSDM Polri, dapat membantu korban bangkit dari musibah ini.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga mereka benar-benar pulih, baik secara fisik maupun mental,” tegasnya.

Melalui upaya ini, Polri berharap dapat memberikan dampak positif bagi para korban kebakaran di Kebon Kosong dan mempercepat proses pemulihan di wilayah tersebut.

Gugur dalam Tugas, Jenazah Bripka Anumerta Ronald M. Enok Diterbangkan ke Jayapura dan Dimakamkan di Sentani

Puncak Jaya, Mulia 22 Januari 2025- Jenazah Bripka (Anumerta) Ronald M. Enok, anggota Polres Puncak Jaya yang gugur dalam tugas, telah diterbangkan dari Kabupaten Puncak Jaya ke Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Rabu, 22 Januari 2025. Prosesi penghormatan terakhir dilakukan di Mako Polres Puncak Jaya.

Bripka Anumerta Ronald M. Enok gugur dalam tugas pada Selasa, 21 Januari 2025, di Kampung Lima-Lima, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya. Insiden tersebut terjadi akibat serangan Kelompok KKB pimpinan Bumiwalo Telenggen.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa prosesi pengantaran jenazah dimulai pada pukul 07.00 WIT di Mako Polres Puncak Jaya. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan dari Bandara Mulia menuju Bandara Sentani untuk kemudian diantar ke rumah duka di Kompleks Jalan Pandang Pasir, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara pelepasan dengan penuh penghormatan. Sebelum keberangkatan, ibadah pelepasan digelar di Aula Sosialisasi Polres Puncak Jaya.

Dalam kesempatan itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan mendukung upaya aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Puncak Jaya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi agar tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Yusuf.

Penghormatan terakhir bagi Bripka Anumerta Ronald M. Enok menjadi wujud penghargaan atas pengabdian dan pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas demi keamanan dan kedamaian di Tanah Papua.

Tim SAR Satbrimob Polda Jateng turun ke Lokasi longsor bantu cari korban hilang dan siapkan dapur lapangan di Petungkriyono

100 personel Satbrimob Polda Jawa Tengah dikerahkan ke lokasi tanah longsor di Petungkriyono, Pekalongan, selasa (21/01/25) untuk melakukan pencarian korban akibat tanah longsor.

Dedi melanjutkan, dalam operasi kemanusiaan ini, Satbrimob Polda Jateng juga telah mengirimkan kendaraan dapur lapangan. “Kita telah membuka dapur umum, untuk pemenuhan pangan para pengungsi, bentuk foodtruck,” terangnya.

Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengapresiasi gerak cepat Satbrimob Polda Jawa Tengah.

“Polri sangat prihatin dan berduka atas peristiwa longsor. Kami mendapat laporan pencarian korban masih berlangsung. Terima kasih kepada Satbrimob Polda Jateng yang langsung turun ke Lokasi longsor ikut bersama-sama mencari korban yang masih hilang,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Komjen Pol Dedi Prasetyo juga mengingatkan agar para personel yang bertugas berhati-hati mengingat potensi longsor yang mungkin masih terjadi.

Pencarian dilakukan mulai pukul 13 WIB. Tim SAR Satbrimob Polda Jateng dibagi di dua Lokasi. 50 personel tim SAR dikerahkan mencari korban di di Petungkriyono, 50 Personel lagi di Lokasi tanggul Jebol Sungai Pencongan.

Selain melakukan pencarian, personel Satbrimob Polda Jateng bersama warga dan relawan membuat tanggul buatan di lokasi tanggul jebol. Sementara pencarian korban hingga pukul 17.45 WIB masih berlangsung.

Dengan menggunakan perahu karet, personel Satbrimob mengevakuasi warga terutama warga lansia dan warga yang sakit keluar rumahnya yang kebanjiran untuk mendapat perawatan.

Longsor yang terjadi Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah berdampak pada sembilan desa. Longsor ini juga menyebabkan akses jalan dan aliran Listrik terputus.

Hingga saat ini tercatat 18 orang meninggal dunia dan 9 orang yang diduga tertimbun tanah masih dalam pencarian.

Longsor terjadi pada hari Senin sore (20/01/25) sekitar pukul 17.30 WIB, usai hujan intensitas tinggi mengguyur sepanjang Minggu malam hingga Senin pagi.

Polres Balangan Tanam Jagung Dan Siapkan 66 Ha Lahan untuk Dukung AstaCita Presiden RI dalam Ketahanan Pangan.

Polres Balangan, Polda Kalsel – atas lahan seluas kurang lebih dua hektar di Kelurahan Batu Piring, Harapan Baru, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Polres Balangan mengawali pembukaan lahan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Balangan, Selasa (21/1/2025).

Pembukaan lahan ini merupakan bentuk dukungan Polres Balangan dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia bidang ketahanan pangan.

Bekerjasama dengan Pemkab Balangan, lembaga vertikal, dan kelompok tani, Polres Balangan mulai menanam jagung pakan di lahan tersebut.

Wakapolres Balangan, Kompol Muhammad Irfan secara langsung memimpin kegiatan. Dimana acara tersebut juga bersamaan dengan penanaman jagung serentak di wilayah lainnya di Indonesia yang diikuti melalui aplikasi zoom.

Secara simbolis, Wakapolres Balangan dan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, Tuhalus bersama jajaran Forkopimda lainnya menanam jagung pakan pada lahan yang disiapkan.

Kegiatan itu juga sekaligus penyerahan bantuan pendukung di bidang pertanian berupa bibit jagung pakan, pupuk dan alat mesin pertanian.

Diketahui, untuk mendukung program ketahanan pangan ini, Polres Balangan bekerjasama dengan masyarakat sudah menyiapkan 66 hektar lahan. Dua hektar di antaranya sudah mulai dikerjakan dan siap ditanami.

“Penanaman jagung ini akan kami lakukan secara bertahap hingga seluruh lahan yang ditargetkan bisa tergarap,” ujar Kompol Irfan.

Pihaknya juga berupaya melakukan peningkatan kualitas lahan untuk hasil yang lebih optimal.

Program ini kata Kompol Irfan juga sejalan dengan arahan Kapolri yang memilih jagung sebagai komoditas utama karena masa tanamnya yang relatif singkat, yakni tiga sampai empat bulan, serta tingkat keberhasilannya yang dapat diprediksi.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, Tuhalus, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.

Pemerintah daerah ujarnya akan menyediakan tambahan lahan seluas 200 hektar untuk mempercepat swasembada pangan, khususnya dalam produksi jagung.

Jelas Tuhalus, penanaman akan dilakukan dengan metode campur sari atau pola supradin, sehingga sela-sela lahan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas.

“Upaya ini juga mendukung misi Bupati Balangan untuk menciptakan masyarakat yang maju dan sejahtera secara ekonomi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membuka dan memanfaatkan lahan baru, termasuk di sela-sela pohon karet, untuk memenuhi kebutuhan jagung sebagai bahan pakan ternak.

Harapnya, langkah yang dijalankan dapat memenuhi kebutuhan jagung untuk pabrik-pabrik pakan ternak, meskipun kontribusinya saat ini baru mencapai 20 persen.

Satgas Ops Damai Cartenz Tegaskan Situasi Oksop Aman, Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi Isu Hoaks

Papua – Satgas Operasi Damai Cartenz dengan tegas membantah tuduhan yang menyatakan bahwa aparat keamanan TNI-Polri menjadikan Gereja Efesus GIDI di Distrik Oksop sebagai pos militer dan gudang logistik perang. Tuduhan tersebut disebut tidak berdasarkan fakta dan hanya merupakan upaya untuk memprovokasi situasi di Papua.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa situasi di Distrik Oksop saat ini kondusif dan masyarakat setempat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman. Ia menegaskan bahwa TNI-Polri bertugas untuk melindungi masyarakat dan menjaga kedamaian di wilayah tersebut.

“Penyampaian isu yang menyebut Gereja Efesus GIDI di Oksop dijadikan markas militer adalah informasi yang tidak benar alias hoaks. Kami mengimbau kepada masyarakat Papua untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu negatif yang sengaja disebarkan oleh kelompok tertentu untuk menciptakan kegaduhan,” tegas Kombes Pol Yusuf Sutejo, Senin (20/1).

Ia menambahkan bahwa aparat keamanan selalu menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dan bekerja sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Operasi yang dilakukan di wilayah Papua bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Yusuf Sutejo juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh narasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia menekankan pentingnya menyaring informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya lebih lanjut.

“Kami meminta masyarakat Papua untuk tetap waspada terhadap berita-berita palsu yang beredar. Jika ada informasi yang diragukan kebenarannya, silakan konfirmasi langsung kepada pihak yang berwenang atau melalui saluran resmi Satgas Operasi Damai Cartenz,” ujar Kombes Yusuf.

Satgas Ops Damai Cartenz terus berkomitmen untuk menciptakan kondisi yang aman dan damai di Papua. Operasi yang dilakukan bertujuan untuk memulihkan stabilitas keamanan dan memastikan bahwa masyarakat dapat menjalani kehidupan mereka dengan tenteram.

Pemerintah juga mengajak seluruh pihak, termasuk komunitas internasional, untuk mendukung upaya penegakan hukum dan perdamaian di Papua, serta menolak setiap bentuk kekerasan yang dapat merugikan masyarakat sipil.

“Distrik Oksop aman, mari bersama-sama menjaga Papua tetap damai dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab,” pungkas Kombes Pol Yusuf Sutejo.

Hadiri Penutupan Pleno Hima Persis, Kapolri: Mari Jaga Keberagaman Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Yogyakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri penutupan Musyawarah Pleno Nasional Hima Persis di Yogyakarta. Kehadiran Kapolri tersebut turut didampingi Astamaops Irjen. Pol. Verdianto Iskandar Bitticaca, Kadivpropam Irjen. Pol. Abdul Karim, Kadivhumas Irjen. Pol. Sandi Nugroho, dan Wakabaintelkam Irjen. Pol. Yuda Gustawan.

Dalam sambutannya, Kapolri menekankan bahwa peran Hima Persis memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Hima Persis pun selama ini telah memiliki berbagai program yang sangat berpengaruh dalam menyukseskan visi misi memajukan negeri ini.

“Banyak yang telah dibicarakan dalam pleno ini tentunya dan ini menjadi semangat bersama, yang penting isinya akan terus dikeluarkan oleh rekan-rekan di Hima Persis dalam rangka mempersiapkan diri dalam rangka menjadi pribadi-pribadi SDM yang unggul dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya, Sabtu (18/1/25).

Menurut Kapolri, dengan bonus demografi yang dimiliki Indonesia, Hima Persis sangat memiliki peluang besar menjadi bagian mewujudkan SDM unggul demi Indonesia Emas. Bahkan, dalam berbagai tantangan ke depan di era digital saat ini, Hima Persis diharapkan menjadi agen-agen yang bisa membantu pemanfaatan internet secara positif.

“Harapan saya tentunya temen-temen bisa menjadi duta-duta, agen-agen cooling system di ruang siber dan juga tentunya menyampaikan pesan agar jangan sampai saudara-saudara kita terbawa oleh hal-hal yang berdampak negatif karena perkembangan dunia maya,” ungkap Kapolri.

Tak dipungkiri Kapolri, persoalan narkoba hingga kondisi global masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus dihadapi dengan kesigapan. Namun, jika berbicara kondisi global yang berdampak pada perekonomian bangsa, Hima Persis telah membuktikan peranannya demi menjaga stabilitas.

Diketahui, Hima Persis telah memiliki progam penanaman bibit-bibit yang berdampak pada ketahanan pangan. Selain itu, terdapat program digitalisasi hingga pemberdayaan UMKM yang juga tak kalah pentingnya bagi kondisi di dalam negeri.

“Kita harus terus menjadi pembelajar yang abadi, terus belajar sepanjang hayat. Selanjutnya tentunya nilai-nilai agama, karakter-karakter pribadi, berarti yang terus harus kita jaga untuk menghadapi berbagai macam godaan, berbagai macam hal-hal buruk,” jelas Kapolri

Lebih lanjut Kapolri memaparkan, dirinya juga percaya bahwa dengan keberagaman di Indonesia, Hima Persis bisa selalu menyuarakan persatuan di tengah-tengah perbedaan. Dengan begitu, apa yang menjadi pekerjaan rumah bersama dan visi misi bangsa, bisa dapat terwujud.

“Saya titip rekan-rekan untuk terus menjaga keberagaman yang ada menjadi satu kekuatan besar untuk bisa mencapai cita-cita kita menjadi Indonesia maju Indonesia Emas tahun 2045,” ujar Kapolri.

Polri Lakukan Penyelidikan Terhadap Peristiwa Gugurnya Anggota Polri Tertembak Saat Patroli di Yalimo

Papua – Seorang anggota Polri yang bertugas dalam Operasi Damai Cartenz menjadi korban penembakan saat melaksanakan patroli rutin di wilayah Kabupaten Yalimo, Papua. Korban, Briptu Iqbal Anwar Arif, mengalami luka tembak di bagian leher dan telah dinyatakan gugur dalam tugas. Jenazahnya saat ini sudah diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan setelah menerima kenaikan pangkat menjadi Brigpol Anumerta.

Peristiwa terjadi Jum’at sekitar pukul 16.30 WIT di sekitar PT. AMO. Tim patroli, yang menggunakan dua kendaraan, sedang melintas di sebuah tanjakan ketika menemukan papan kayu melintang di jalan. Saat kendaraan pertama berhenti untuk memeriksa, tembakan tiba-tiba datang dari sisi kanan tebing. Salah satu peluru mengenai Briptu Iqbal, yang langsung dilarikan untuk mendapatkan pertolongan.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani menjelaskan bahwa pasca insiden, seluruh personel di lapangan telah diperintahkan untuk meningkatkan kewaspadaan. Polri juga memastikan bahwa keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Kejadian ini merupakan tantangan yang harus kami hadapi sebagai bagian dari tugas menjaga keamanan di Papua. Kami terus memantau perkembangan situasi di lokasi,” ujar Brigjen Faizal Rahmadani.

Brigjen Faizal menambahkan, Operasi Damai Cartenz berkomitmen menciptakan stabilitas di Papua, meskipun menghadapi berbagai ancaman.

“Polri tidak akan gentar dalam menjalankan tugas. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat Papua untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Tindakan seperti ini hanya memperkuat komitmen kami untuk menegakkan hukum dan melindungi masyarakat,” tegasnya.

Saat ini, Polri tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penyerangan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membantu memberikan informasi yang dapat mempercepat proses penyelidikan.

“Kami meminta dukungan masyarakat agar peristiwa ini dapat diselidiki dengan tuntas dan pelaku dapat segera diketahui, demi terciptanya keamanan dan kedamaian di Papua,” tutup Brigjen Faizal Rahmadani.

Dukung Asta Cita Presiden RI, Polres Balangan dan TBBR Balangan Bakal Bersinergi mendorong masyarakat memafaatkan lahan tidak produktif untuk Ketahanan Pangan

Polres Balangan, Polda Kalsel – Lahan tidak produktif yang dimiliki masyarakat suku dayak rencananya akan digunakan untuk menunjang program Asta Cita Presiden Republik Indonesia guna mendukung ketahanan pangan.

Melalui kerjasama antara Polres Balangan dengan DPD Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Balangan yang bertempat di Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, organisasi ini siap menjalankan program ketahanan pangan.

Organisasi TBBR merupakan organisasi masyarakat dengan kelompok suku dayak yang mayoritas adalah petani. Mereka memiliki lahan terbilang cukup luas.

Melihat potensi lahan ini, Polres Balangan menggandeng TBBR Balangan untuk memanfaatkan lahan tersebut.

Rencananya, lahan yang tidak produktif akan dimanfaatkan untuk menunjang ketahanan pangan melalui penanaman jagung.

Kasat Intel Polres Balangan, Iptu Paisal Kadapi bersama Plt Ketua TBBR Balangan, Budianto secara melakukan komunikasi atas rencana untuk ketahanan pangan, Sabtu (18/1/2025).

Budiono mengungkapkan DPD TBBR akan mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia bersama dengan Polres Balangan.

“Kami akan memasukan rencana pemanfaatan lahan yang kurang produktif dalam program kerja,” ungkap Budiono.

Kendati demikian, Budiono tidak memungkiri bergerak di bidang ketahanan pangan untuk menunjang ekonomi masyarakat tak lepas dari harga pasar.

Ujarnya, hal tersebut seringkali menjadi kendala bagi petani, terlebih ada kalanya waktu panen ketika harga jual sedang murah dan merugikan bagi petani.

Menurutnya dibutuhkan koordinasi lebih intens agar hasil panen dapat mensejahterakan petani dan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Tak kalah penting ujar Budiono, anggota TBBR Balangan juga akan membantu POlres Balangan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat guna mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia menuju Indonesia emas tahun 2045.

Pada kesempatan yang sama, Kasat Intel Polres Balangan, Iptu Paisal Kadapi menyampaikan memanfaatkan lahan tidur guna ditanami tanaman konsumtif merupakan upaya yang dijalankan oleh Gugus Tugas Polri dalam mendukung program ketahanan pangan.

Program ini katanya tak lepas dari dukungan dan keterlibatan masyarakat, kelompok tani serta organisasi masyarakat, satu di antaranya TBBR Balangan.

Polri kata Iptu Paisal berperan penting guna mewujudkan program tersebut sebagai penggerak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong dan lahan pekarangan rumah.

Selain itu, jajaran Polres Balangan ujarnya juga aktif berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memfasilitasi jalannya program ketahanan pangan melalui pengadaan bibit dan inisiasi terbentuknya kelompok tani serta hilirisasi penjualan hasil petani.

“Besar harapan kami terhadap organisasi masyarakat, khususnya TBBR Balangan dapat menyukseskan dan mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dengan memanfaatkan lahan tidur dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” pungkas mantan Kapolsek Juai ini.