Peringatan Hari Kesadaran Nasional, Anggota Polri Ditekankan Kesiapan Hadapi Tantangan

Jakarta. Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional di Lingkungan Mabes Polri diselenggarakan hari ini (17/1/25). Dalam upacara ini, Karo Jianstra Slog Polri Brigjen. Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si, menjadi Irup mewakili Aslog Polri Irjen. Pol. Argo Yuwono.

Brigjen. Pol. Eko menyampaikan, Aslog Polri menekankan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks dengan perkembangan teknologi di era digital. Oleh karenanya, seluruh anggota diharapkan dapat mengimbangi, berakselerasi, dan siap dengan segala situasi.

“Kondisi lingkungan yang berubah secara cepat yang menjadikan tuntutan pelayanan kepada masyarakat semakin kompleks,” jelas Brigjen. Pol. Eko, Jumat (17/1/25).

Menurut Brigjen. Pol. Eko, SDM yang unggul juga harus dipersiapkan dengan matang. Seluruh anggota harus memiliki jiwa kompetitif dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Bertekad memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan sebagai wujud keseriusan kita untuk mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Tak dipungkiri Brigjen. Pol. Eko, masih banyak prestasi dan kesempatan yang dapat diraih seluruh anggota. Kendati demikian, peluang itu ada ketika pelayanan kepada masyarakat diberikan secara maksimal.

Ditekankan Brigjen. Pol. Eko, tugas Polri adalah menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karenanya, seluruh jajaran dituntut mampu mendeteksi potensi gangguan keamanan dengan mempersiapkan kesiapsiagaan personel, sarana prasarana, alsus, dan almatsus sebagai pendukung kegiatan.

“Guna menghadapi dinamika tantangan yang semakin kompleks polri terus meningkatkan kapasitas sebagai organisasi modern yang responsif, dan adaptif agar mampu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan,serta penegakan hukum yang berkeadilan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Soliditas, ujarnya, harus terus ditingkatkan demi memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa Polri adalah pelayan masyarakat. Menurutnya, seluruh tugas Polri harus dimulai dengan keikhlasan dan loyalitas kepada institusi.

Polri Tetapkan PT AJP dan FH Sebagai Tersangka TPPU Judi Online, Sita Uang Rp 103,27 Miliar

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri menetapkan korporasi PT AJP dan seorang individu berinisial FH sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari tindak pidana perjudian online. Penyidik juga berhasil menyita uang senilai Rp 103,27 miliar yang tersebar di 15 rekening bank.

Brigjen Pol. Helfi Assegaf, Dirtipideksus Bareskrim Polri, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (16/1), menyampaikan bahwa pemberantasan perjudian online ini menjadi bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk menegakkan hukum secara kolaboratif demi terciptanya perekonomian inklusif menuju Indonesia Emas 2045.

“Kasus ini menjadi atensi khusus Presiden Prabowo, yang sangat serius dalam upaya pemberantasan perjudian online dan tindak pidana pencucian uang. Penetapan tersangka terhadap PT AJP dan FH dilakukan setelah penyidik mendapatkan dua alat bukti yang sah,” ujar Brigjen Helfi Assegaf.

PT AJP, perusahaan properti yang mengelola Hotel Aruss di Semarang, diduga menerima aliran dana hasil perjudian online melalui rekening FH, yang juga menjabat sebagai komisaris perusahaan tersebut. Dana tersebut berasal dari rekening penampungan hasil perjudian online yang dikelola oleh platform seperti Dafabet, Agen 138, dan judi bola.

“PT AJP digunakan untuk menampung uang hasil judi online, yang kemudian dialihkan menjadi investasi pembangunan dan pengelolaan Hotel Aruss. Modus ini bertujuan menyamarkan asal-usul uang agar terlihat berasal dari sumber yang sah,” jelas Brigjen Helfi.

Selama periode 2020-2022, PT AJP menerima dana sekitar Rp 40,56 miliar dari lima rekening penampungan. Uang tersebut digunakan untuk membangun hotel dan menjalankan operasionalnya, sementara keuntungan dari hotel itu kembali mengalir ke rekening PT AJP dan FH.

FH dan PT AJP dikenakan pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU serta KUHP. FH terancam hukuman 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar. Sementara itu, PT AJP sebagai korporasi menghadapi ancaman denda hingga Rp 100 miliar.

Dalam proses penyidikan, Polri menyita uang senilai Rp 103,27 miliar dari 15 rekening milik FH dan PT AJP di Bank BCA. Penyidik menemukan aliran dana dari rekening penampungan judi online yang dikelola oleh individu berinisial OR, RF, MG, dan KB.

“Penyitaan ini merupakan langkah awal untuk memutus aliran dana ilegal dari perjudian online dan menyelamatkan aset negara dari tindak pidana ekonomi,” tegas Brigjen Helfi Assegaf.

Brigjen Helfi menegaskan, pemberantasan perjudian online dan pencucian uang ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo untuk menciptakan perekonomian yang bersih dan berkeadilan.

“Polri berkomitmen melaksanakan tugas ini dengan profesional dan berkolaborasi dengan instansi terkait untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Sepasang Suami Istri di Tangkap Usai Kedapatan Miliki Sabu

Polres Balangan, Polda Kalsel – Sepasang suami istri di Balangan kedapatan membawa narkotika jenis sabu di wilayah Balangan. Keduanya dibekuk di Jalan Desa Lok Batu, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan.

Informasi terhadap pasangan suami istri ini didapat dari warga setempat yang dilaporkan ke Polres Balangan. Lalu ditindaklanjuti.

Kapolres Balangan, AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Polres Balangan, Iptu Eko Budi Mulyono menerangkan, kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Balangan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Keduanya merupakan pasangan suami istri dan kedapatan memiliki narkotika jenis sabu saat dilakukan pemeriksaan oleh Satresnarkoba Polres Balangan,” ujar Iptu Eko, Selasa (14/1/2025).

Lanjutnya, penangkapan terhadap pasangan tersebut disaksikan oleh Ketua RT di desa setempat, terutama saat penggeledehan.

Anggota Satresnarkoba Polres Balangan menemukan satu paket serbuk kristal dibungkus plastik klip warna bening diduga narkotika jenis sabu di atas semak-semak.

Keduanya mengakui kalau barang tersebut adalah milik mereka yang sempat dibuang sebelum penangkapan terjadi.

Diketahui, pasangan ini berinisial NA (31) yang berstatus sebagai suami dari YU (38). Keduanya tinggal di Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin. Sementara alamat yang tertulis di E KTP yakni di Desa Sungai Pumpung, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan.

Adapun barang bukti yang diamankan pada penangkapan keduanya berupa satu paket serbuk kristal dibungkus plastik klip warna bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,98 gram, beserta satu unit telepon genggam.

Kapolri Hadiri Tanwir I Aisyiyah, Dukung Kesetaraan Gender

Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menghadiri acara Tanwir I Aisyiyah yang digelar di Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025). Kehadiran Kapolri di acara tersebut di sambut tepuk tangan meriah, ketika Kapolri ucapkan salam muhammadiyah. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung isu-isu terkait perempuan dan kesetaraan gender.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Ketua Umum PP Aisyiyah Salmah Orbayinah, serta pengurus PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah lainnya. Kapolri turut didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo dan Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan rasa terhormat dapat menghadiri acara tersebut dan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama PP Aisyiyah terkait perlindungan perempuan dan anak.

“Ini merupakan kehormatan bagi kami, sekaligus kesempatan untuk memperkuat kolaborasi,” ujar Kapolri.

Kapolri menyoroti pentingnya kesetaraan gender yang telah menjadi isu global dan terus diperjuangkan. Ia mengingatkan bahwa perjuangan kesetaraan gender di Indonesia sudah dimulai sejak lama, dengan kontribusi tokoh-tokoh perempuan seperti Cut Nyak Dien, RA Kartini, dan Nyai Ahmad Dahlan.

Lebih lanjut, Kapolri menyebut bahwa Polri juga terus memberikan ruang bagi perempuan untuk berkembang, termasuk dalam karier kepolisian. Ia mengungkapkan adanya Perkap Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pengarusutamaan Gender, yang membuka peluang bagi polisi wanita (Polwan) untuk berkarier di bidang operasional maupun staf.

“Saat ini, ada enam Polwan berpangkat Brigjen, dan beberapa di antaranya pernah menduduki posisi strategis, seperti Kapolda. Ke depan, kami optimistis bahwa Polwan dapat mempersiapkan diri untuk posisi tertinggi, termasuk menjadi Kapolri,” terang Kapolri.

Kapolri juga menjelaskan tentang pembentukan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO), yang sebelumnya hanya berada di tingkat subdirektorat. Dengan adanya direktorat baru ini, ia berharap penanganan kasus-kasus terkait perempuan dan anak dapat lebih optimal.

“Penanganan isu perempuan dan anak membutuhkan pendekatan khusus, dan kami percaya bahwa peran Polwan sangat penting dalam menangani hal-hal ini secara sensitif,” pungkas Kapolri.

Satgas Damai Cartenz-2025 Gelar Patroli untuk Pulihkan Keamanan di Yalimo

ELELIM, YALIMO– Satgas Damai Cartenz-2025 bersama Polres Yalimo dan TNI melaksanakan patroli di Kampung Hobakma, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, pada Jumat (10/1).

Langkah ini diambil sebagai respons atas insiden penembakan yang menewaskan dua warga sipil pada 8 Januari 2025 yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aske Mabel.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengungkapkan bahwa patroli ini bertujuan untuk memulihkan stabilitas keamanan di wilayah tersebut dan mencegah terulangnya aksi serupa.

“Selain patroli, kami juga melaksanakan pengejaran terhadap KKB Aske Mabel yang diduga sebagai pelaku penembakan. Pengawasan di perbatasan Kabupaten Yalimo juga diperketat dengan pemeriksaan kendaraan keluar-masuk untuk mencegah potensi ancaman lainnya,” ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

Di tempat terpisah, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan jika mengetahui keberadaan pelaku penembakan.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam membantu aparat keamanan menjaga situasi tetap kondusif. Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum dan memberikan rasa aman bagi warga Kabupaten Yalimo,” tambah Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Operasi patroli gabungan ini diharapkan mampu mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat serta mengantisipasi aksi kekerasan lebih lanjut oleh kelompok bersenjata.

KKB Aske Mabel Tembak Dua Tukang Senso di Yalimo, Satgas Damai Cartenz-2025 Pukul Mundur KKB dan Berhasil Evakuasi Jenazah Korban

Elelim, Yalimo – Dua warga sipil yang bekerja sebagai tukang senso di Kabupaten Yalimo tewas dalam sebuah serangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aske Mabel pada Rabu, 8 Januari 2024.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengonfirmasi bahwa kedua korban adalah warga sipil yang kesehariannya bekerja sebagai tukang senso kayu.

“Kedua korban ditembak oleh KKB Akse Mabel pada 8 Januari 2024 dan proses evakuasi jenazah mereka dilakukan pada Kamis, 9 Januari 2024,” kata Brigjen Faizal saat dikonfirmasi.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo juga membenarkan adanya informasi tersebut dan menambahkan bahwa jenazah korban telah berhasil dievakuasi oleh tim Satgas Damai Cartenz-2025 dan Polres Yalimo ke Puskesmas Elelim untuk proses medis lebih lanjut guna kepentingan penyeldikan.

“Evakuasi ini bertujuan untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini,” ujar Kombes Yusuf.

Saat ini, Satgas Damai Cartenz-2025 bersama Polres Yalimo terus melakukan patroli untuk menjaga situasi tetap aman dan mencegah potensi ancaman dari KKB yang dapat membahayakan masyarakat.

Gegara Adu Mulut Suami Pukul Isteri Hingga Mengalami Luka Lebam.

Polres Balangan, Polda Kalsel – Pria bernama FH (38) di Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, memukul istrinya, AR (38) gegara cekcok yang berawal dari adu mulut dengan Korban. Korban mengalami luka lebam dibagian lengan sebelah kiri.

“Iya, korban mengalami luka lebam di bagian lengan aebelah kiri” ujar Kapolres Balangan AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Iptu Eko Budi Mulyono, Sabtu (11/01/2025).

Penganiayaan itu terjadi di Kelurahan Batu Piring, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Senin (6/01/2025) sekitar pukul 18.00 Wita. Saat itu, pelaku yang merupakan suami Korban datang kerumah tempat tinggal korban.

Tak lama setelah kedatangan pelaku terjadilah adu mulut yang selanjutnya pelaku melakukan oemukulan kearah bagian lengan sebelah kiri korban, dan kemudian menarik dan mendorong korban, sehingga korban terjatuh dan menghantam sepeda yang ada di teras rumah korban.

Tak terima dengan peristiwa yang dialaminya kemudian korban melaporkan peristiwa tersebut ke kantor Polsek Paringin.

“Keduanya masih terikat hubungan suami istri yang sah dan tercatat di kantor urusan agama” pungkas Kasi Humas.

Saat ini Pelaku sudah diamankan, sebelumnya Pelaku menyerahkan diri ke Polsek Paringin guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pada hari Rabu (8/01/2025) sekira pukul 16.40 wita.

Pelaku dijerat dengan Undang – Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Pasal 44 ayat (1) yang mengatur tentang kekerasan fisik yang dilakukan dalam lingkup rumah tangga.

Yayasan Kemala Bhayangkari Gelar Baksos Perbaikan Irigasi Jalan di Yogyakarta

Jakarta. Yayasan Kemala Bhayangkari menggelar bakti sosial dalam rangka penyelenggaraaan Tour of Kemala 2025 di Yogyakarta. Kali ini bakti sosial yang dilakukan adalah dengan mengadakan perbaikan irigasi dan jalan di daerah persawahan menuju desa Nggarongg.

Bakti sosial yang cukup berbeda dari biasanya itu dilakukan untuk menunjang aktifitas masyarakat di desa tersebut. Selain itu, demi menberikan semangat kebersamaan yang diusung oleh Tour of Kemala 2025 dengan cara berbeda.
 
Yayasan Kemala Bhayangkari merupakan organisasi yang berkomitmen untuk mendukung pembangunan masyarakat melalui berbagai program di bidang pendidikan, sosial, dan budaya.  
 
“Seperti yang sudah menjadi komitmen dari Yayasan Kemala Bayangkari bahwa kita ini selalu bergerak. Kita bergerak di bidang sosial. Pada event kali ini pun tidak lupa kita mengadakan bakti sosial yang sebetulnya bakti sosial kali ini agak berbeda,” ujar Ibu Arni Agung Setya selaku Ketua Koordinator Lapangan Tour Of Kemala Bhayangkari 2025 di Kompleks GBK, Jakarta, Sabtu (11/1/25).

Menurutnya, pengerjaan bakti sosial perbaikan irigasi dan pengerasan jalan ini telah berjalan sekitar satu bulan. Kemudian, akan diresmikan pada 14 Februari 2025 yang juga bertepatan dengan hari kasih sayang.

Di satu desa, di Garong, di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu sudah berlangsung mungkin sebulan prosesnya dan nanti sebelum kita mulai lomba di hari kriterium itu, kita akan mengadakan peresmian terlebih dahulu,” ungkap Ibu Arni.

Terkait dengan Tour of Kemala 2025, ia menerangkan bahwa memang yang menjadi kegiatan utama adalah kompetisi bersepeda. Kegiatan tersebut diharapakan bisa secara rutin dilaksanakan karena sesuai komitmen Yayasan Kemala Bhayangkari bersama PB ISI untuk terus mencari bibit atlet unggul.

“Ini ditargetkan diikuti oleh 1.500 peserta,” jelas Ibu Arni.

159 Calon Polwan Kompetensi Pangan-Kesehatan Mulai Pendidikan di Sepolwan

Sebanyak 456 calon polisi Wanita (polwan), termasuk 159 yang direkrut dari jalur bintara kompetensi khusus (bakomsus) pangan hingga Kesehatan akan memulai Pendidikan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan), Ciputat, Jakarta Selatan (Jaksel). Untuk diketahui Polri melakukan upaya percepatan Swasembada Pangan, dengan merekrut 600 polisi kepangkatan bintara dengan syarat latar belakang Pendidikan SMK hingga S1 Pertanian, Perikanan, Peternakan, Gizi dan Kesehatan Masyarakat.

“Hari ini Bagdiaopers SSDM Polri melakukan serah terima siswa bintara dengan Sepolwan. Ada 456 calon polisi wanita yang sebelumnya dinyatakan lulus memenuhi syarat dalam proses rekrutmen. Dari angka tersebut, 159 itu kita rekrut yang memiliki kompetensi tau background pendidikannya terkait dengan misi Swasembada Pangan dan program Makan Bergizi Gratis,” jelas Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (10/1/2025).

Komjen Dedi memaparkan dari 159 calon polwan yang dimaksud, 49 di antaranya memiliki kompetensi di ilmu pertanian, kemudian 8 lainnya memiliki kompetensi ilmu perikanan. Lanjut, sebanyak 5 calon polwan memiliki kompetensi ilmu peternakan.

“Dan 49 orang ilmu gizi, 48 Kesehatan masyarakat,” jelas dia.

Dia lalu menuturkan upacara pembukaan pendidikan di Sepolwan hari ini dipimpin langsung oleh Kalemdiklat Komjen Chryshnanda Dwilaksana, didampingi Kasepolwan Kombes Ratna Setiawati. Upacara digelar di Lapangan Esthi Bhakti Warapsari Sepolwan, tadi pagi.

Sebelumnya diberitakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Jenderal Sigit mengatakan cara kerja gugus tugas ini yaitu bekerja sama dengan masyarakat dan kelompok tani.

Awalnya, Jenderal Sigit mengatakan Polri mendukung ketahanan pangan dan kegiatan makan bergizi dengan membuat program yang akan diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia mulai dari jajaran Polsek, Polres, sampai dengan Polda. Jenderal Sigit juga mengatakan Komjen Dedi Prasetyo merekrut personel bakomsus yang memiliki latar belakang pendidikan peternakan hingga pertanian untuk mensukseskan program ini.

“Pak Irwasum selaku leading sector menyampaikan terkait dengan program mendukung ketahanan pangan dan juga men-support kegiatan makan bergizi yang akan diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia, dari mulai jajaran Polsek, Polres, sampai dengan Polda,” ucap Jenderal Sigit.

“Di mana tadi beliau sampaikan bahwa beliau juga akan merekrut personel Bakomsus yang diambil dari personel yang memiliki pendidikan di bidang peternakan, pertanian, di bidang perikanan, termasuk juga kita akan ambil sumber sarjana dari ahli gizi,” kata Jenderal Sigit dalam dialog interaktif di Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,” pungkasnya.

Polres Balangan Bersama Perangkat Desa dan Warga Gelar Panen Raya Cabai di Desa Murung Jambu

Polres Balangan, Polda Kalsel – Pejabat Utama (PJU) Polres Balangan bekerja sama dengan perangkat Desa Murung Jambu dan masyarakat setempat melaksanakan panen raya cabai di Desa Murung Jambu, Kabupaten Balangan. Jum’at (10/1/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden yang menitikberatkan pada ketahanan pangan nasional.

Panen raya ini tidak hanya menjadi wujud partisipasi Polres Balangan dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi lokal dan memperkuat sinergi antara pihak kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat.

Kapolres Balangan AKBP Riza Muttaqin menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap produktivitas pertanian di wilayah tersebut, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Sinergi seperti ini sangat penting untuk memastikan program pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan dapat terwujud secara maksimal,” ujarnya.

Masyarakat Desa Murung Jambu turut antusias mengikuti kegiatan ini, menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memastikan ketersediaan pangan.

Diharapkan, kolaborasi antara Polres Balangan, perangkat desa, dan masyarakat ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.