Kiprah Korps Brimob Polri dalam Menjaga Persatuan & kesatuan Bangsa

Korps Brigadir Mobile atau lebih dikenal dengan Korps Brimob merupakan korps tertua di Kepolisian Negara Republik Indonesia. Yang lahir pada tanggal 14 November 1945. Pada 14 November 1961, Korps Brimob Polri pernah menjadi pasukan yang dianugerahi Pataka Nugraha Sakanti Yana Utama oleh Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno. Sebagai penghargaan pemerintah terhadap Korps Brimob Polri atas pengabdian dan kesetiaannya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ditinjau dari ruang lingkup tugas pokoknya, Korps Brimob tergolong sebagai Paramiliter Negara. Yang bertugas memelihara keamanan dalam negeri. Serta menanggulangi gangguan kamtibmas intensitas tinggi.

Berdasarkan keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: Kep/797/VI/2023. Tentang penguatan struktur organisasi Korps Brimob Polri. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, secara resmi menyimpulkan penguatan struktur organisasi Korps Brimob Polri menjadi Bintang Tiga yang dipimpin oleh Komandan Korps Brimob Polri berpangkat Komjen dan Wakil Komandan Korps Brimob Polri berpangkat Irjen.

Korps Brimob Polri memiliki dua kekuatan pasukan yakni Pasukan Gegana dan Pasukan Pelopor. Yang pada umumnya kedua pasukan ini mempunyai kemampuan tactical sebagai Unit Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pasukan Gegana merupakan unsur pelaksanaan utama Korps Brimob dalam penindakan gangguan kamtibmas intensitas tinggi di wilayah perkotaan seperti perkantoran, pemukiman padat penduduk, objek vital serta fasilitas umum dengan kemampuan Urban Warfare atau pertempuran kota yang dimilikinya. Sebagai salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap personel pasukan Gegana.

Dengan mengintergrasikan kekuatan dari seluruh elemen kemampuan dari jajaran pasukan Gegana yakni Satuan Wanteror, Satuan Jibom, Satuan KBRN, serta dukungan teknologi dari Satuan Bantek. Pasukan Pelopor sebagai pelaksana utama Korps Brimob Polri dalam penanggulangan konflik sosial, huru hara, masa anarkis, kejahatan insurjensi, pencarian dan penyelamatan masyarakat, penanggulangan bencana, serta tugas lain dalam tugas pokok dan fungsi Polri. Sepak terjang pasukan dulu dikenal dengan Pasukan Ranger ini terbukti dengan aksi heroik dan keberhasilan tugas operasi dalam menjaga stabilitas dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbagai kemampuan khusus lainnya yang dimiliki oleh Pasukan Pelopor diantaranya Jungle Warfare atau perang hutan. Kemampuan ini mengedepankan teknik pencarian target operasi yang lari dan bersembunyi di dalam hutan.

Sehingga personel akan mampu bertugas dimedan operasi dalam penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata yang ada di Indonesia. Penanganan huru hara dan anti anarkis unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat dalam penyampaian aspirasi kepada pemerintah terkadang berjalan tidak kondusif. Sehingga Brimob yang memiliki kemampuan penanganan huru hara serta anti anarkis harus bergerak dengan cepat dan menerapkan Standar Operasional Prosedur penindakan yang tepat hingga situasi berjalan aman dan kondusif.

Search And Rescue (SAR) merupakan kemampuan khusus yang dimiliki Pasukan Pelopor dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan. Setiap personel dibekali kemampuan khusus pencarian dan penyelamatan korban pada bencana alam maupun kecelakaan transportasi baik di darat, di perairan, maupun di laut. Respons Active Shooter Incident atau RASI, kemampuan ini mengedepankan teknik pergerakan taktis. Tactical Progression yang digunakan untuk menguasai ruang demi ruang. Hingga memojokkan pelaku dan mengambil alih situasi.

Selain itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Parbowo, M.Si. juga pengukuhkan 6 Batalyon Pasukan Respons Cepat atau PRC dari Elite Korps Brimob sebagai Power Of Hand Kapolri. Yang dikukuhkan pada Maret 2022 sebagai perwujudan program prioritas Kapolri menuju Polri Presisi yang penggunaan kekuatannya atas perintah atau instruksi langsung dari Kapolri atau Komandan Korps Brimob Polri.

Kapolri Tutup Langsung Turnamen Bola Voli Sekaligus Resmikan Pembangunan Sumur Bor Dan Filtrasi Air Bersih Layak Minum Di Kalimantan Barat

Pontianak, Kalbar – Dalam Rangka penutupan Turnamen Bola Voli Kapolri Cup 2024, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. beserta rombongan yang terdiri dari beberapa PJU Mabes Polri melaksanakan kunjungan kerja di wilayah hukum Polda Kalbar dalam rangka Penutupan Turnamen Voli Kapolri Cup 2024 sekaligus meresmikan pembangunan sumur Bor dan Filtrasi air bersih layak minum pada hari Sabtu (12/10)

Dari hasil pantauan awak media, kedatangan Kapolri di Bandara Supadio Kubu Raya disambut secara langsung oleh PJ Gubernur Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes, didampingi oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H., dan Pangdam XII Tanjungpura Mayjen  TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., beserta rombongan Forkopimda Kalbar lainnya yang selanjutnya langsung menuju Gor Terpadu A.Yani Pontianak untuk menyaksikan Grand Final Turnamen  Voli Kapolri Cup 2024 pertandingan Tim Voli Putra antara Tim Jawa Timur melawan Jawa Barat yang dimenangkan oleh Tim Voli Putra Jawa Timur dengan skor Akhir 3-1 yang sebelumnya didahului pertandingan Tim Voli Putri Kalimantan Barat melawan Jawa Timur yang dimenangkan oleh Tim Voli Putri Kalbar dengan skor 3-0.

Penutupan Turnamen Voli Kapolri Cup 2024 ini ditandai dengan penekanan sirine oleh Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., yang didampingi oleh Pj Gubernur, Kapolda Kalbar dan Ketua PBVSI Pusat.

“Sebelum Saya menutup turnamen voli kapolri cup 2024 ini, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam terselenggaranya turnamen voli di Kalimantan barat, khususnya Pj. Gubernur dan forkopimda, tokoh-tokoh masyarakat, adat, agama dan pemuda, pihak sponsor dan seluruh masyarakat Kalimantan Barat”, ungkap Jenderal Listyo Sigit Prabowo, seraya menekan tombol sirine tanda berakhirnya Turnamen Voli Kapolri Cup 2024.

Kepada Awak Media, Kabid Humas Polda Kalbar  Kombes Pol Raden Petit Wijaya S.IK, MM., menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, Kegiatan Turnamen Bola Voli Kapolri Cup 2024 ini telah dilaksanakan  dalam 3 Putaran yaitu putaran pertama babak penyisihan di 8 zona pertandingan, putaran kedua yang dilaksanakan di 2 zona pertandingan untuk 16 besar, dan putaran ke 3 dilaksanakan di Pontianak Kalimantan Barat  sebagai tuan rumah  dimulai babak 8 besar, semifinal dan grandfinal.

“Alhamdulillah hingga putaran terakhir pada malam ini yaitu Grand Final, telah terlaksana dengan baik, aman dan lancar, dan telah keluar pemenangnya  yaitu untuk Tim Voli Putra juara 1 Jawa Timur, juara 2 Jawa Barat, juara 3 Kalimantan selatan dan juara 4 DKI Jakarta, sedangkan Tim Voli Putri Juara 1 Kalimantan barat, Juara 2 Jawa Timur, Juara 3 Sulawesi Tengah dan juara 4 Kalimantan Selatan”, kata Kabid Humas.

Ia juga menjelaskan bahwa disela-sela puncak acara Turnamen bola voli Kapolri Cup 2024 yang tergelar di GOR Terpadu Pontianak Kalbar tersebut, panitia turnamen juga mengadakan berbagai perlombaan-perlombaan yang diikuti oleh mahawlsiswa, wartawan dan penggiat media sosial antara lain Lomba  Standup comedy, festival band dan lomba video Pendek Iklan layanan masyarakat bertemakan “Melalui Turnamen Voli Kapolri Cup 2024, Kita sukseskan Pilkada Serentak 2024 Yang Aman Dan Damai”.

“Dari Momen Turnamen voli Kapolri Cup 2024 dan perlombaan-perlombaan ini bisa kita gunakan sebagai metode cooling system atau penyejuk dari memanasnya suhu politik di masyarakat pada kontestasi pilkada 2024, dengan harapan situasi kamtibmas tetap aman, damai dan kondusif”, terangnya.

Ia juga menyampaikan hal-hal positif lainnya yang bisa diambil dari pelaksanaan Turnamen Kapolri Cup 2024 yang kebetulan terselenggara di Kota Pontianak Kalimantan Barat yaitu salah satunya meningkatkan pariwisata dan perekonomian Daerah khususnya UMKM-UMKM.

“Dari hasil pemantauan terhadap penerbangan maupun perhotelan dan tempat-tempat wisata maupun wisata kuliner terdapat adanya peningkatan yang cukup signifikan, semoga hal ini akan menjadi promosi terhadap peningkatan sektor kepariwisataan di wilayah Kalbar”, pungkas kombes petit.

Kapolri Resmikan Pembangunan Sumur Bor dan Filtrasi Air Bersih Layak Minum Di Wilayah Kalimantan Barat

Pontianak, Kalbar – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meresmikan Pembangunan Sumur Bor dan Filtrasi Air Bersih Layak Minum Di Wilayah Kalimantan Barat setelah menutup Turnamen Voli Kapolri Cup 2024 di GOR Terpadu Pontianak Kalimantan Barat, pada hari Sabtu (12/10).

Sebanyak 124 titik Sumur Bor dan 104 Lokasi Filtrasi Air Bersih Layak Minum yang telah dibangun dan tersebar di seluruh kabupaten / Kota se Kalimantan Barat tersebut merupakan salah satu program presisi  Kapolri dalam rangka meningkatkan kesehatan keluarga khususnya pencegahan stunting di masyarakat.

Kabidhumas Polda Kalbar Kombespol R. Petit Wijaya,S.IK., M.M.,  mengungkapkan bahwa pembangunan Sumur Bor dan Filtrasi Air Bersih Layak minum tersebut merupakan program Presisi Kapolri yang telah dilaksanakan diwilayah Kalimantan Barat khususnya di tempat-tempat yang membutuhkan bantuan air bersih dan juga di sekolah-sekolah.

“Sebagaimana slogan Polri Presisi Perduli Air Layak Konsumsi, kita akan senantiasa melanjutkan program tersebut sebagai dukungan kepada pemerintah untuk mencegah stunting di masyarakat dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia menuju Indonesia Emas 2045”, ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagaimana program sebelumnya polri juga mendukung pemerintah dalam menangani kasus anak stunting dan ibu hamil yang berpotensi melahirkan anak-anak yang stunting akibat dari beberapa faktor yang salah satunya adalah mengkonsumsi air yang kurang bersih dan tercemar logam berat maupun bakteri-bakteri yang merugikan.

“Dalam mendukung program pemerintah khususnya bantuan sosial kepada masyarakat, Polri senantiasa berusaha untuk melihat kondisi sosial di masyarakat sehingga program-program bantuan yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat”, imbuhnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang mendapatkan bantuan sumur bor dan filtrasi untuk bisa sama-sama merawat dan menjaganya karena semua itu untuk kebutuhan masyarakat umum.

“Semoga Sumur Bor dan Filtrasi air bersih layak minum ini bisa bermanfaat dan bisa awet dan tahan lama, karena itu butuh perhatian dan perawatan kita bersama, untuk itu saya himbau agar masyarakat di masing-masing titik dapat memanfaatkan dan menjaganya dengan baik”, pungkasnya

Kapolri Cek Gladi Bersih Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pengambilan Sumpah Presiden dan Wapres RI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek gladi bersih apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata 2024 pengamanan tahap pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Gladibersih gelar pasukan hari ini diikuti 15.000 personel.

“Ya, Pak Kapolri cek kesiapan Apel Pam (pengamanan) Pengambilan Sumpah Presiden dan Wakil Presiden RI,” kata Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu (12/10/2024).

Gladi bersih apel gelar pasukan berlangsung di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Nantinya apel pun digelar di Mako Brimob Kelapa Dua pada Senin (14/10).

“Pelibatan 15 ribu pasukan dan almatsus (alat material khusus),” sambung Dedi.

Dikabarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata pengamanan tahap pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ini. Pada kesempatan tersebut, Jokowi akan memberikan tanda kehormatan Nugraha Sakanti pada 7 satuan di Polri.

Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan yang diberikan kepada sebuah kesatuan Polri. Tanda kehormatan Nugraha Sakanti diberikan kepada satuan yang dinilai telah berjasa di bidang kepolisian yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Ketujuh satuan yang dimaksud adalah Korbrimob Polri, Korlantas Polri, Bareskrim Polri, Baharkam Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Pusdokkes Polri dan Divisi Hubungan Internasional Polri.

7 Satuan Polri Akan Dianugerahi Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti, Ini Kiprahnya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diagendakan menganugerahi tujuh satuan kerja (satker) di Polri dengan tanda kehormatan Nugraha Sakanti. Penganugerahan rencananya dilakukan bersamaan dengan kegiatan apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata dalam rangka pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Diketahui, Polri akan melakukan apel gelar pasukan pada Senin (14/10/2024). Lalu jadwal pengambilan sumpah jabatan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, sesuai jadwal KPU, berlangsung pada Minggu, 20 Oktober 2024.

Berdasarkan keterangan SSDM Polri, ketujuh satker yang dianugerahi tanda kehormatan Nugraha Sakanti terdiri dari Korbrimob Polri, Korlantas Polri, Bareskrim Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Pusdokkes Polri, Baharkam Polri dan Divisi Hubungan Internasional Polri. Nugraha Sakanti adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada sebuah kesatuan di lingkungan Polri yang telah berjasa di bidang kepolisian yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Korbrimob Polri mendapatkan anugerah tanda kehormatan ini atas jasanya pada operasi penanganan kelompok radikal di Poso, Sulawesi Tengah; operasi penanganan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, di mana kedua operasi tersebut dinilai membuahkan keberhasilan.

Kemudian Korlantas Polri diberi anugerah atas kinerjanya dalam mengamankan dan melancarkan arus mudik yang berlangsung tiap tahun; menyelenggarakan angkutan gratis saat mudik; inovasi penegakan hukum digital dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas lewat e-TLE; dan layanan digital terkait dokumen berkendara.

Lalu Bareskrim Polri dinilai berhasil dalam mengungkap kasus-kasus kejahatan transnasional seperti gembong narkoba Freddy Pratama dengan sandi operasi ‘Escobar’; membongkar sejumlah pabrik atau laboratorium narkoba yang dikendalikan jaringan mafia nasional serta internasional; membongkar kejahatan illegal access situs KPU saat Pilpres 2024 dan pencurian data pribadi masyarakat di 34 provinsi; pengungkapan kasus tindak pidana terkait kesehatan saat terjadi fenomena Gagal Ginjal Akut pada Anak; penindakan terhadap pembalakan liar hutan; dan pengungkapan kasus BBM palsu di Jabodetabek.

Selanjutnya Densus 88 Antiteror diberi anugerah atas kinerja dan keberhasilan menekan angka kejahatan terorisme baik dengan penegakan hukum, pencegahan dan antisipasi.

Berikutnya Pusdokkes Polri dianugerahi tanda kehormatan Nugraha Sakanti atas dedikasi melayani masyarakat di bidang kesehatan dengan profesional; menghadirkan fasilitas kesehatan yang meningkat secara kualitas dan kuantitas bagi masyarakat; terlibat dalam penanganan pandemi COVID-19, juga pengawasan wabah penyakit kuku dan mulut pada ternak berkuku belah; turut serta dalam penanggulangan serta identifikasi korban bencana alam maupun kecelakaan, baik di dalam maupun luar negeri; memecahkan rekor layanan kesehatan pada 10.000 penyandang disabilitas.

Kemudian Baharkam Polri yang dinilai memberi kontribusi penanggulangan pandemi COVID-19 dengan program Kampung Tangguh, penindakan terhadap kejahatan illegal fishing kapal ikan asing yang merugikan negara Rp 1 triliun lebih, menindak peredaran gelap narkoba dan pembalakan liar hutan di Kalimantan; menggerakan sektor pertanian di Keerom, Papua; kontribusi meningkatkan minat baca warga dengan perpustakaan di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri); mengasuh ratusan anak yatim piatu di NTT, pengungkapan narkoba di Pelabuhan Bakauheni dengan barang bukti 80 kg sabu dan ribuan butir ekstasi; serta keikutsertaan dalam pengawasan penyebaran wabah penyakit mulut kuku pada hewan ternak.

Terakhir yakni Div Hubinter Polri yang berperan aktif dalam misi internasional pemeliharaan perdamaian PBB di antaranya MINUSCA, UNMISS,MONUSCO,UNISFA, UNFICYP, UNSOM, dan MINURSO dan menjadikan Indonesia dalam 6 besar negara kontributor pasukan perdamaian PBB bersama
dengan TNI; pengamanan Konferensi tingkat tinggi seperti G20 2022, World Water Forum 2024, ASEAN Summit Labuan Bajo 2023, Asian Games 2018.

Div Hubinter juga dinilai berperan aktif dalam pengungkapan kasus kejahatan transnasional, dan memulangkan para buronan interpol yang bersembunyi di wilayah Indonesia.

Sambut Hari Jadi ke-73 Humas Polri dengan Media Gathering, Irjen Sandi: Jurnalis Mitra Strategis dalam Harkamtibmas

Jakarta – Divisi Humas Polri mengadakan media gathering dengan para jurnalis yang sehari-hari melakukan peliputan di Mabes Polri, Sabtu (12/10/2024). Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam menyambut Hari Jadi ke-73 Humas Polri yang diperingati setiap 30 Oktober.

Kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan ini diikuti oleh 60 jurnalis dengan ratusan anggota Divisi Humas Polri. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho mengatakan kegiatan ini sebagai wahana silaturahmi antara para awak media dengan anggotanya. Menurutnya, jurnalis sebagai mitra Polri memiliki peran penting dalam mendukung tugas Polri dalam pemeliharaan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Selain itu, media massa sambungnya, juga berkontribusi besar dalam menaikkan citra Polri, sehingga Korps Bhayangkara selalu dicintai masyarakat. “Selama ini banyak berkolaborasi dan membantu kegiatan kepolisian dalam rangka menaikkan citra Polri maupun membuat suasana di masyarakat menjadi kondusif,” kata Irjen Sandi kepada wartawan di Kantor Divisi Humas Polri

Dirinya berujar, kegiatan kolaborasi dengan media ini akan terus ditingkatkan. “Mudah-mudahan humas dan wartawan semakin harmonis dan situasi Kamtibmas semakin kondusif,” ucap Sandi.

Sementara, Karo Multimedia Divhumas Polri, Brigjen Gatot Repli Handoko selaku penanggung jawab acara Media Gathering Divisi Humas Polri mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Polri dengan jurnalis. Dikatakannya, bahwa media massa dan Divisi Humas menjadi satu-kesatuan dan sebuah keluarga besar. “Kita akan terus selalu berkolaborasi dengan media massa khususnya teman-teman wartawan yang selalu membantu menetralisir hal-hal dan isu negatif yang dapat menganggu situasi Kamtibmas menjadi tidak kondusif,” tandasnya.

Brigjen Gatot menambahkan, bahwa sebelum kegiatan ini rangkaian dalam menyambut Hari Jadi ke-73, Divisi Humas Polri melakukan anjangsana, yaitu kegiatan silaturahmi dengan melakukan kunjungan kepada para mantan-mantan Kadiv Humas Polri. Nantinya, juga akan ada kegiatan sarasehan dengan Kadiv Humas Polri pada masanya, bakti kesehatan donor darah, bakti sosial berupa santunan kepada anak yatim dan kegiatan jumat berkah di 73 Masjid di wilayah Jakarta, serta khataman Al-Quran sebanyak 73 kali.

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Untuk Masyarakat, Polri Bangun 13 RS Bhayangkara selama 2014-2024

Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi) pernah menyampaikan, agar rumah sakit harus terus memberikan pelayanan kesehatan yang efektif juga menyediakan infrastruktur yang memadai di seluruh Indonesia. Hal ini ia sampaikan saat kunjungan di beberapa rumah sakit umum bulan lalu.

Sesuai dengan PP Nomor 47 Tahun 2021 mengatur tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan dan Perpres Nomor 59 Tahun 2024 tentang perubahan ketiga atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, dalam peraturan ini salah satunya mengatur penerapan fasilitas ruang perawatan rumah sakit.

Polri sebagai lembaga yang memiliki tugas utama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Selain menegakkan Hukum sesuai amanah UU Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polri juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai.

Sepanjang 2014 hingga kini, Polri telah membangun 13 rumah sakit dengan total sebanyak 57 Rumah Sakit Bhayangkara di seluruh Indonesia. Rumah Sakit Bhayangkara ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo pernah menyampaikan agar rumah sakit Kepolisian dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatan tidak hanya untuk anggota namun juga masyarakat umum.

“Harapannya Rumah Sakit Bhayangkara ini betul-betul bisa memberikan pelayanan terbaik untuk anggota dan juga layanan umum masyarakat sehingga keberadaan Rumah Sakit Bhayangkara ini betul-betul bisa dirasakan manfaatnya dan tentunya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” ucap Listyo.

Sementara itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, ini merupakan upaya dalam mewujudkan visi dan misi Polri yang didukung oleh sumber daya Polri yang sehat khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“RS Bhayangkara ini nantinya akan menjadi bagian integral dari upaya Polri dalam menyediakan layanan kesehatan yang komprehensif, berkualitas dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata mantan Kabid Humas Polda Metro Metro Jaya ini.

Adapun 13 Rumah Sakit Bhayangkara yang telah dibangun sepanjang 2014 hingga saat ini antara lain sebagai berikut :

  1. RS Bhayangkara Tingkat IV Batam;
  2. RS Bhayangkara Tingkat Papua Barat;
  3. RS Bhayangkara Tingkat IV Babel;
  4. RS Bhayangkara Tingkat IV Banten;
  5. RS Bhayangkara Tingkat IV Sulawesi Barat;
  6. RS Bhayangkara Tingkat IV Kaltara;
  7. RS Bhayangkara Tingkat IV Gorontalo;
  8. RS Bhayangkara Tingkat IV Cianjur;
  9. RS Bhayangkara Tingkat IV Surakarta;
  10. RS Bhayangkara Tingkat IV Batang Toru;
  11. RS Bhayangkara Tingkat IV Sespim Lemdiklat Polri;
  12. RS Bhayangkara Tingkat IV Mimika;
  13. RS Bhayangkara Tingkat IV Blora.

“Pembangunan Rumah Sakit ini juga diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara Polri dengan Pemerintah Daerah dan berbagai pihak terkait dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya dalam bidang kesehatan,” pungkas Trunoyudo.

Jokowi akan Beri Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti ke 7 Satker Polri 14 Oktober

Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan menghadiri apel gelar pasukan pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Jokowi akan hadir memberikan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada 7 satuan kerja Polri dalam apel tersebut.”Dalam apel gelar pasukan pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih nanti, Pak Presiden akan memberikan tanda kehormatan kepada 7 satker Polri,” kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia Irjen Dedi Prasetyo di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (11/10/2024).

Ketujuh satuan kerja yang menerima tanda kehormatan Nugraha Sakanti adalah Bareskrim Polri, Baharkam Polri, Korbrimob Polri, Divisi Hubungan Internasional Polri, Korlantas Polri, Densus 88 Antiteror Polri dan Pusdokkes Polri.Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan yang diberikan kepada sebuah kesatuan Polri.

Tanda kehormatan Nugraha Sakanti diberikan kepada satuan yang dinilai telah berjasa di bidang kepolisian yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Diberitakan sebelumnya Polri melakukan gladi bersih apel gelar pasukan pengamanan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih di Mako Brimob, Kelapa Dua, hari ini.

Apel bertujuan memastikan kesiapan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna mendukung kelancaran pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Sesuai jadwal KPU, pelantikan tersebut dilaksanakan 20 Oktober 2024 Dilaporkan dari Mako Brimob Kelapa Dua, Jumat (11/10/2024), gladi bersih dipimpin Astamaops Polri, Komjen Verdianto Iskandar Bitticaca.

Nampak pejabat utama Polri lainnya yakni Dankor Brimob Komjen Imam Widodo, Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Dedi Prasetyo, Kadensus 88 Antiteror Polri Irjen Sentot Prasetyo, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, dan Kakorlantas Polri Aan Suhanan.”Total ada 7.000 personel pasukan,” kata Irjen Dedi di lokasi.

Di Lapangan Apel Korps Brimob nampak 14 batalyon satuan kerja Polri berbaris. Mereka terdiri dari Korbrimob Polri, Bareskrim Polri, Baharkam Polri, Korlantas Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Divisi Hubungan Internasional Polri dan Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.

Dilibatkan juga pasukan dari Polwan RI, pasukan dari Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri yaitu Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri, dan mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Polri Gladi Bersih Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pelantikan Presiden

Polri menggelar gladi bersih apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Gladi bersih ini dilakukan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat (Jabar).

Apel gelar pasukan bertujuan memastikan kesiapan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna mendukung kelancaran pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Sesuai jadwal KPU, pelantikan tersebut dilaksanakan 20 Oktober 2024 Mako Brimob Kelapa Dua, Jumat (11/10/2024), gladi bersih dipimpin Astamaops Polri, Komjen Verdianto Iskandar Bitticaca.

Nampak pejabat utama Polri lainnya yakni Dankor Brimob Komjen Imam Widodo, Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Dedi Prasetyo, Kadensus 88 Antiteror Polri Irjen Sentot Prasetyo, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, dan Kakorlantas Polri Aan Suhanan.”Total ada 7.000 personel pasukan,” kata Irjen Dedi di lokasi.

Di Lapangan Apel Korps Brimob nampak 14 batalyon satuan kerja Polri berbaris. Mereka terdiri dari Korbrimob Polri, Bareskrim Polri, Baharkam Polri, Korlantas Polri, Densus 88 Antiteror Polri, Divisi Hubungan Internasional Polri dan Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.

Dilibatkan juga pasukan dari Polwan RI, pasukan dari Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri yaitu Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri, dan mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Presiden Jokowi : Berikan Kesetaraan Pelayanan, Polri Telah Membangun 19.105 Fasilitas Layanan Kaum Rentan Anak dan Penyandang Disabilitas

Masyarakat Indonesia yang menjadi penyandang disabilitas harus memiliki kesetaraan yang sama.

Mereka mendapat pelayanan, pengayoman, perlindungan dari negara sama seperti hal nya kelompok masyarakat yang lain.

Presiden RI Bapak Joko Widodo (Jokowi), menyampaikan kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas saat membuka acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2020 lalu.

Ia menyebutkan, bahwa pemerintah selalu berupaya untuk meningkatkan kesetaraan dan kesempatan terhadap akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan, serta infrastruktur yang aksesibel bagi para penyandang disabilitas.

Polri salah satu bagian yang memperhatikan dan memberikan pelayanan berkualitas terhadap kaum rentan anak dan penyandang disabilitas.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2020, PP ini mencakup penyediaan fasilitas pelayanan, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan penyandang disabilitas.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo berkomitmen untuk menyiapkan fasilitas pelayanan ramah anak dan ramah penyandang disabilitas.

“Seluruh masyarakat Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan maksimal dari petugas kepolisian. Tidak terkecuali kaum rentan anak dan penyandang disabilitas,” kata Kapolri dalam buku Setapak Perubahan Polri Presisi.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dalam mendukung kebijakan pemerintah, Polri memberikan fasilitas pelayanan ramah anak dan penyandang disabilitas di seluruh jajaran Polda, Polres hingga Polsek.

“Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan seluruh jajarannya di level Polda, Polres, Polsek dan satuan kerja lainnya untuk memastikan ketersedian fasilitas pelayanan ramah anak dan penyandang disabilitas,” katanya.

Selain itu, katanya, ini menjadi komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik demi terwujudnya Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan).

Trunoyudo menambahkan, hingga saat ini terhitung dari Tahun 2021-2024, Polri telah membangun sebanyak 19.105 fasilitas pelayanan bagi kelompok rentan anak dan penyandang disabilitas pada kantor-kantor Polisi, antara lain :

1. 2.404 ruang ramah anak;

2. 2.221 ruang laktasi;

3. 2.929 jalur khusus disabilitas;

4. 2.392 toilet khusus disabilitas;

5. 2.805 tanda khusus disabilitas;

6. 2.724 kursi roda;

7. 2.379 parkir khusus disabilitas;

8. 1.251 elevator handrail.

“Untuk memenuhi kebutuhan kaum rentan anak dan penyandang disabilitas dalam hal pelayan, terhitung dari Tahun 2021-2024, Polri telah membangun sebanyak 19.105 fasilitas-fasilitas pelayanan bagi kelompok rentan anak dan penyandang disabilitas pada kantor-kantor Polisi, adapun fasilitas tersebut berupa 2.404 ruang ramah anak, 2.221 ruang laktasi, 2.929 jalur khusus disabilitas, 2.392 toilet khusus disabilitas, 2.805 tanda khusus disabilitas, 2.724 kursi roda, 2.379 parkir khusus disabilitas, dan 1.251 elevator handrail,” pungkasnya.